Duel Satu Lawan Satu Pelajar di Bogor Merenggut Nyawa, Polisi Akan Panggil Pihak Sekolah

Polisi akan memanggil dua pihak sekolah yang mana dua siswanya terlibat duel satu lawan satu.

Duel Satu Lawan Satu Pelajar di Bogor Merenggut Nyawa, Polisi Akan Panggil Pihak Sekolah
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Barang Bukti pelajar duel satu lawan satu di Bogor. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Polisi akan memanggil dua pihak sekolah yang dua siswanya terlibat duel satu lawan satu yang memakan korban.

Hal itu disampaikan langusng Kapolres Bogor AKBP Andi M Dicky dalam keterangan persnya.

"Kita akan menanggil sekokah-sekolah tersebut dan saya akan menyampaikan ini kepada bupati, Dinas Pendidikan. Karen levelnya SMK, kita akan koordinasi juga dengan provinsi supaya dilakukan evaluasi dan penilaian," kata Dicky di Mapolres Bogor, Senin (2/9/2019).

Dia menjelaskan bahwa pihaknya akan mendata pihak sekolah tersebut terkait kapan saja siswanya terlibat tawuran untuk nantinya menjadi bahan evaluasi.

Ia mengaku bahwa untuk menangani hak ini harus ada pula peran aktif pihak sekolah.

"Sekolah ini memang disinyalir sering tawuran, sudah turun-temurun, junior, senior hanya masalah gengsi. Ini perlu didalami, harus ada peran aktif pihak sekolah," katanya.

Dicky mengaku prihatin karena duel pelajar di Bogor sudah berkali-kali terjadi.

Update Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang - Libatkan 21 Kendaraan & Kondisi Korban yang Terbakar

Ia meminta kepada masyarakat dan pihak-pihak lainnya untuk turut mengawasi para pelajar.

"Kita meminta kepada warga, masyarakat sama-sama orang tua dan lingkungan untuk mengawasi anak-anaknya jangan sampai hal-hal seperti ini terjadi, keluar malam hanya untuk hal seperti duel. Perbuatan yang amat bodoh, kita harus awasi mereka, termasuk kita minta ke Pemda maupun stakeholder yang bertanggung jawab agar mengevaluasi sekolah-sekolah yang sering tawuran," ungkapnya.

Kapolres Bogor AKBP A.M Dicky dalam jumpa pers di Mapolres Bogor, Senin (2/9/2019).
Kapolres Bogor AKBP A.M Dicky dalam jumpa pers di Mapolres Bogor, Senin (2/9/2019). (TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy)

Diberitakan sebelumnya, pelajar SMK berinisial A (17) tewas setelah terlibat duel dengan J (17) sesama pelajar menggunakan celurit di Kampung Baru, RT 01/08, Desa Wanaherang, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor, Kamis (22/8/2019) sekitar 23.30 WIB malam.

Bahkan, saat duel itu berlangsung, rekan-rekan korban maupun rekan tersangka turut menyaksikan sampai duel itu usai.

"Korban meninggal dengan luka bacokan celurit. Jadi duelnya ini pakai celurit satu lawan satu dari dua SMK yang berbeda. Motif sementara, biasa, duel ini karena seperti saling menantang ingin menbuktikan keberanian masa muda, remaja, ada semacam pembuktian-pembuktian diri mereka," ungkap Dicky. (*)

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved