Es Selendang Mayang, Jajanan Jadul Khas Betawi yang Terinspirasi dari Penari

Minuman ini terbuat dari tepung beras dan hunkue yang disajikan bersama gula aren, santan, serta es batu.

Es Selendang Mayang, Jajanan Jadul Khas Betawi yang Terinspirasi dari Penari
TribunnewsBogor.com/Tsaniyah Faidah
Es Selendang Mayang di kawasan Rawamangun, Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta Timur 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Tsaniyah Faidah

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, JAKARTA - Mari bernostalgia dengan jajanan jadul khas Jakarta alias Betawi yang legendaris, yakni Es Selendang Mayang.

Minuman yang pernah populer pada masanya, kini hanya bisa ditemui di beberapa kawasan.

Kendati demikian, kuliner tradisional asli Indonesia ini masih difavoritkan.

Minuman ini terbuat dari tepung beras dan hunkue yang disajikan bersama gula aren, santan, serta es batu.

Salah seorang pedagang Es Selendang Mayang di kawasan Rawamangun, Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta Timur, Isman mengatakan, nama selendang mayang sendiri diambil karena warna makanannya yakni warna warni seperti selendang penari.

"Ini kan kue dari tepung berasnya warna hijau, putih, sama merah. Seperti selendang penari," tuturnya, Selasa (3/9/2019).

Sementara Mayang, lanjut Isman, memiliki arti kenyal dan manis.

Jajanan ini sekilas mirip dengan kue lapis, namun berbeda di teksturnya.

Pada selendang mayang, potongan warna-warninya memiliki tekstur yang lembut dan kenyal di lidah.

"Sudah jarang yang jual ini, tapi masih banyak yang nyari. Kadang saya suka diundang ke hajatan-hajatan gitu," ucap Isman.

Satu porsi Es Selendang Mayang yang dijual Isman sangat murah, yakni hanya Rp 5.000 saja.

Penulis: Tsaniyah Faidah
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved