Berkunjung ke Parung Farm Bogor, Belajar Berkebun dengan Teknik Hidroponik

Sudah banyak hasil pertanian Parung Farm yang dipasarkan di swalayan, seperti tomat, sawi, bayam, hingga bunga hias dan anggrek.

Berkunjung ke Parung Farm Bogor, Belajar Berkebun dengan Teknik Hidroponik
TribunnewsBogor.com/Tsaniyah Faidah
Tempat agrowisata yang menarik untuk dikunjungi adalah Parung 546 atau Parung Farm di Jalan Raya Parung, Parung, Kabupaten Bogor. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Tsaniyah Faidah

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, PARUNG - Mengisi waktu luang dengan sesuatu hal yang bermanfaat salah satunya bisa dilakukan dengan cara berkebun.

Tempat agrowisata yang menarik untuk dikunjungi adalah Parung 546 atau Parung Farm di Jalan Raya Parung, Parung, Kabupaten Bogor.

Di sini, pengunjung bisa cuci mata melihat kebun sayur-sayuran segar sekaligus belajar teknik berkebun.

Parung Farm sendiri merupakan area pertanian hidroponik dan aeroponik sehingga media tanam yang digunakan bukan tanah melainkan air.

Sudah banyak hasil pertanian Parung Farm yang dipasarkan di swalayan, seperti tomat, sawi, bayam, hingga bunga hias dan anggrek.

"Lumayan ya ke sini bisa menambah pengetahuan kita dan anak-anak juga soal berkebun dan tanaman hidroponik," tutur salah seorang pengunjung, Ani yang datang bersama anaknya, Kamis (5/9/2019).

Jika masuk ke dalam, pengunjung akan bertemu dengan lahan persemaian, ruang kaca, padang rumput, dan kebun buah-buahan.

Di rumah kaca, media tanam yang digunakan yaitu aerponik yang mana banyak ditanami sayur-sayuran mulai dari bibit hingga yang sudah mau panen.

Meski kebunnya sangat luas, pengunjung tak perlu takut lelah sebab di area perkebunan ada semacam gazebo yang bisa digunakan untuk duduk-duduk sembari beristirahat.

Di samping itu, pengunjung nantinya juga akan melihat pipa-pipa yang dialiri air yang diujungnya diletakkan pot berisi tanaman sayuran.

"Saya beli anggrek tadi, anggrek bulan, cantik-cantik banget soalnya tadi," ucap Ani.

TribunnewsBogor.com sudah berusaha menemui pemilik Parung Farm namun sedang tidak ada di lokasi.

Penulis: Tsaniyah Faidah
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved