Breaking News:

Diminta Pastikan Kapan Pembatasan Internet di Papua Dibuka, Wiranto Tiga Kali Minta Najwa Bersabar

Ketika Najwa Shihab menanyakan kepastian itu, Wiranto kemudian menghela napas meminta agar pembawa acara Mata Najwa tersebut untuk sabar

Penulis: Sanjaya Ardhi | Editor: Ardhi Sanjaya
Youtube Najwa Shihab
Najwa Shihab wawancarai Wiranto 

Meski begitu Wiranto juga mengingatkan bahwa Internet sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.

Internet juga mempunyai banyak manfaat bagi kehidupan.

"tapi ingat Internet saat ini merupakan bagian dari denyut nadi dari masyarakat, karena dengan Internet itu kita bisa memajukan pendidikan, membantu pemerintah membuat keputusan yang cepat,

pelayanan publik yang cepat, dengan Internet perdagangan lancar, ekonomi terdongkar, banyak manfaat dari Internet," kata Wiranto.

Hanya saja kata Wiranto, Internet tidak bisa dipisahkan dari kriminal dan kejahatan.

"tapi sayangnya Internet juga tidak bisa kita dipisahkan dari komunikasi untuk kejahatan, terorsime, narkoba dan sekarang menyangkut yang anarkis itu juga menggunakan perangkat yang sama,

kalau kita biarkan penggunaan Internet akan membuat masalah tidak terselesaikan bahkan lebih luas lagi, maka dengan sangat menyesal sekarang kita lemotkan, tidak kita tutup, kita lemotkan," kata Wiranto.

Tujuan pembatasan Internet di Papua lanjut Wiranto, untuk mencegah informasi yang bisa memprovokasi.

" agar bererapa pemberitaan gambar-gambar bisa kita cegah untuk menjadi sumber masalah, hoaks, berita provokasi , sementara bisa kita redam dan nyatanya memang betul seperti itu," kata Wiranto.

Wiranto menekankan bahwa pembatasan Internet di Papua bersifat sementara.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved