Pelanggar Ganji Genap Minggu Depan Bakal Dikenakan Sanksi Tilang

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, sosialisasi ganjil genap sudah dilakukan di sebanyak 25 ruas jalan yang ada di Jakarta

Pelanggar Ganji Genap Minggu Depan Bakal Dikenakan Sanksi Tilang
Kompas.com/David Oliver Purba
Penerapan pembatasan pelat ganjil genap hari pertama. Sejumlah kendaraan ditilang karena gunakan pelat ganjil di kawasan Bundaran Senayan, Selasa (30/8/2016). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Dinas Perhubungan DKI Jakarta akan memberlakukan perluasan penerapan ganjil genap mulai 9 September 2019 nanti seiring bakal berakhirnya masa sosialisasi pada 8 September 2019.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, sosialisasi ganjil genap sudah dilakukan di sebanyak 25 ruas jalan yang ada di Jakarta.

“Saya sampaikan bahwa kebijakan untuk dilaksanakan pada hari Senin nanti itu ada 25 ruas jalan yang dikenakan perluasan ganjil genap,” kata Syafrin, Jumat (6/9/2019).

Kebijakan ganjil genap itu selanjutnya akan diberlakukan pada pagi dan sore hari yakni pukul 06.00-10.00 WIB dan pukul 16.00-21.00 WIB.

“Dan tentunya pada tanggal 9 nanti kami harapkan dukungan dari rekan-rekan kepolisian untuk melakukan pengawasan secara ketat,” katanya.

Sehingga implementasi terhadap perluasan ganjil genap yang diharapkan bisa memberikan perbaikan terhadap kinerja lalu lintas dan juga kinerja lingkungan.

“Khususnya perbaikan kualitas udara Jakarta ini memberikan dampak positif yang baik sesuai dengan yang kita harapkan dalam perencanaan kemarin,” katanya.

Sementara itu Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Yusuf mengatakan bahwa rencana perluasan ganjil genap itu sudah kita laksanakan sosialisasi dengan beberapa stakeholder sampai dengan saat ini.

Menurutnya pengawasan sama seperti yang sudah ada sekarang, karena perluasan diberlakukan pada jam-jam tertentu yang sudah ditentukan dalam kawasan ganjil genap tersebut.

“Dan untuk proses penindakan terhadap atau pengawasan secara tepat kita laksanakan mulai tanggal 9 besok sesuai dengan aturan yang berlaku,” kata Yusuf. (jhs)

Editor: Damanhuri
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved