Disebut Eksploitasi Anak hingga Audisi Dihentikan, Pelatih PB Djarum: Kami Murni Cari Bibit Atlet

Pelatih PB Djarum Sigit Budiarto buka suara soal tudingan mengeksploitasi anak dan dampak dari dihentikannya audisi bulu tangkis anak-anak.

Disebut Eksploitasi Anak hingga Audisi Dihentikan, Pelatih PB Djarum: Kami Murni Cari Bibit Atlet
Kompas TV
Pelatih PB Djarum Sigit Budiarto 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Pelatih PB Djarum, Sigit Budiarto menjelaskan, pihaknya selama ini sama sekali tidak berniat untuk mengeksploitasi anak.

Bahkan menurutnya, hal itu sama sekali tidak ada di pikirannya sedikitpun.

Ia menegaskan, tujuan audisi bulu tangkis untuk anak-anak ini murni untuk mencari bibit atlet bulu tangkis di Indonesia.

"Saya rasa sebenarnya kami ini murni bahwa kami mencari bibit-bibit atlet bulutangkis Indonesia, yang ada di pikiran saya cuma itu, nggak ada yang lain, bahwa kami atau saya berpikiran mencari bakat, kemudian melatihnya dengan maksimal yang kita mampu, kemudian masuk pelatnas dan jadi juara dunia, itu saja," jelasnya dilansir TribunnewsBogor.com dari Youtube Kompas TV Senin (9/9/2019).

Menurutnya, pemberhentian audisi bulu tangkis untuk anak-anak ini untuk menghentikan polemik berkepanjangan.

"Ya saya rasa itu adalah keputusan pimpinan PB Djarum, dan saya rasa dengan hal seperti ini memang kalau berpolemik terus kan tidak baik juga," katanya.

Ia pun mengaku kesulitan untuk menjelaskan alasan pastinya mengapa audisi bulu tangkis untuk anak-anak ini akhirnya dihentikan.

"Memang apa ya, sulit juga saya untuk menjelaskan, memang kita ini, apalagi saya mantan atlet, bahwa kita ini dilatih untuk sportif ya, jadi kita benar-benar murni membina atlet, tidak ada yang lain," jelasnya lagi.

Lebih lanjut Sigit Budiarto juga menjelaskan proses PB Djarum melatih bibit-bibit atlet di Tanah Air.

"PB Djarum menjaring atlet melalui audisi, kemudian mereka dikarantina dari sekian banyak, kemudian diambil yang terbaik, kemudian kita latih," katanya.

Halaman
1234
Penulis: Vivi Febrianti
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved