Soal Pemindahan Ibu Kota Negara, Wali Kota Jambi Minta Kantor Kementerian Disebar Disetiap Provinsi

Pemerintah pusat melakukan kajian soal pemindahan ibu kota baru Republik Indonesia ke Kalimantan Timur.

Soal Pemindahan Ibu Kota Negara, Wali Kota Jambi Minta Kantor Kementerian Disebar Disetiap Provinsi
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Wali Kota Jambi Syarif Fasha 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Pemerintah pusat melakukan kajian soal pemindahan ibu kota baru Republik Indonesia ke Kalimantan Timur.

Rencana itu pun mendapat respon dari berbagai kepala daerah.

Terutama kepala daerah yang akan terkena dampak dari pemindahan ibu kota.

Satu diantaranya adalah Wali Kota Balikpapan yang akan menyiapkan diri sebagai calon penyanggah ibu kota.

Namun tak hanya Balikpapan, Wali Kota Jambi pun ikut memberikan aspirasinya terkait rencana pemerintah pusat memindahkan ibu kota.

Wali Kota Jambi Syarif Fasha mengatakan bahwa pemindahan ibu kota harus dibarengi dengan adanya pemerataan pembangunan dan perkembangan setiap kota kabupaten di Indonesia.

Untuk itu menuruynya rencana strategis untuk meratakan kemajuan setiap kabupaten kota di Indonesia adalah dengan menyebar kantor kantor kementerian.

"Jadi kami juga membahas soal oemindahan ibu kota Negara yang akan dipindahkan ke Kalimantan Timur, kami dan para wali kota khsusnya apeksi mungkin akan membahas dan sudah kami sampaikan juga ke bapak presiden bahwasanya Indonesia ini adalah negara kepulauan kami mengusulkan bagiaman kalau kantor-kantor kementerian nanti itu tidak terpusat di ibu kota pemerintahan tetapi kantor-kantor tersebut disebar ke beberapa provinsi," ujarnya Senin (9/9/2019) saat sambutan usai pertemuan Wali Kota Se-Indonesia di Balaikota Bogor.

Syarif menganalogikan agar penempatan provinsi disesuaikan dengan keunggulan-keunggulan di setiap daerah.

"yang memang disana adalah unggul dalam budaya unggul dalam potensi-potensi misalnya Jawa Barat terkenal dengan pertanian kenapa tidak kantor Kemernterian Pertanian itu ada di Jawa Barat, Sulawesi Utara misalkan terkenal dengan industri ikannya kenapa tidak kementrian perikanan ada di Sulawesi Utara, pertambangan kenapa tidak dibangun di kalimantan atau Papua," ucapnya.

Karena dengan demikian menurutnya kemajuan Indoensia tidak hanya terpusat di satu atau beberapa wilayah saja.

"Kalau semua disebar ke setiap provinsi maka Indonesia akan maju berbarengan tidak dipusatkan memindahkan ibu kota dari Jakarta ke Kaltim nanti Kaltim yang menjadi kota satelitnya kota lain tetap tertinggal itu yang akan kami sampaikan kepada bapak presiden dan telah kami sampaikan," katanya.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved