Kecelakaan di Tol Cipularang

Proses Identifikasi 4 Korban Kecelakaan Beruntun Tol Cipularang Masih Tunggu Hasil DNA

Empat jenazah korban kecelakaan beruntun di Tol Cipularang sampai saat ini maaih dalam proses identifikasi.

Proses Identifikasi 4 Korban Kecelakaan Beruntun Tol Cipularang Masih Tunggu Hasil DNA
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Kabid DVI Pusdokkes Polri, Kombes Pol. drg. Lisda Cancer, M.Biotech 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Empat jenazah korban kecelakaan beruntun di Tol Cipularang sampai saat ini masih dalam proses identifikasi.

Kabid DVI Pusdokkes Polri, Kombes Pol drg Lisda Cancer, M.Biotech mengatakan bahwa saat ini tim DIVI sedang melakukab pemeriksaan DNA

"Sedang dilakukan pemeriksaan DNA karena dari data yang ini belum ada yang cocok antara ante mortem dan post mortem sehingag kita menunggu hasil DNA sekarang masih dalam proses jadi nanti kalau hasil DNA sudah keluar kita bisa lakukan rekonsiliasi unruk proses identifikasi," ujarnya usai Launching Platform Data Dan Informasi DI-DVI, di kawasan Bogor Tengah, Selasa (10/9/2019).

Kombes Pol drg Lisda menjelaskan bahwa lama waktu proses identifikasi jenazah korban kecelakaan tidak bisa ditentukan

Perempuan Asal Parung Bogor Diduga Jadi Korban Kecelakaan Maut Tol Cipularang

Lama waktu proses identifikasi itu pun tergantung dari kondisi jenazah yang ditemukan

" Proses tanda itu bisa tergantung dari kondisi ini ya tergantung kondisinya jadi kalau untuk pemeriksaan DNA sebenernhya kita tidak bisa untuk menentukan tiga atau empat hari karena tergantung dari keadaan jenazah tersebut jadi kalau misalnya jenazahanya sudah rusak kondisinya tentu akan lebih lama," ujarnya.

Selain itu ada beberapa faktor lain yang bisa membuat proses identifikasi lebih lama

"Tentu dari kondisi jenazahnya kemudian ketersediaan data ante mortem dan post mortem jadi dalam melakukan identifikasi kan kita memerlukan dua data ya itu data ante mortem dan post mortem kalau salah satu ini sulit didapat sulit juga kita melakukan identifikasi," katanya.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved