Jalan Menuju Obyek Wisata Sukamakmur Rusak di Beberapa Titik

Seperti diketahui, Kecamatan Sukamakmur memiliki banyak destinasi wisata alam yang menjadi favorit kunjungan traveler.

Jalan Menuju Obyek Wisata Sukamakmur Rusak di Beberapa Titik
Tribunnewsbogor.com/ Tsaniyah Faidah
Jalan Menuju Obyek Wisata Sukamakmur Rusak di Beberapa Titik, Rabu (11/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Tsaniyah Faidah

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, SUKAMAKMUR - Seperti diketahui, Kecamatan Sukamakmur memiliki banyak destinasi wisata alam yang menjadi favorit kunjungan traveler.

Namun sayangnya, potensi tersebut tidak didukung dengan fasilitas jalan yang mulus dan baik.

Beberapa titik kerap ditemukan jalan rusak yang berlubang.

Kondisi ini tentu membuat beberapa pengendara yang melintas harus ekstra hati-hati khawatir tergelincir bebatuan kerikil.

Salah seorang warga Desa Pabuaran, Kecamatan Sukamakmur, Rizal (34) mengatakan bahwa kondisi jalan memang sudah mengalami kerusakan sejak lama.

Beberapa kali kerap dilakukan perbaikan, namun jalan kembali rusak mengingat banyaknya kendaraan yang melintas mulai dari kendaraan kecil hingga besar seperti truk.

"Ya kami kalau mau lewat jalan-jalan rusak ini harus ekstra hati-hati," ucapnya, Rabu (11/9/2019).

Dilanjutkan Rizal, bukan hanya kondisi jalan yang rusak saja, tidak adanya penerangan jalan umum di beberapa titik juga menjadi masalah di wilayahnya.

"Apalagi kalau malam harus lebih hati-hati lagi. Penerangan itu adanya dari rumah atau warung warga aja," tutur dia.

Kondisi yang sama juga terjadi Desa Wargajaya, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor.

Jalan berlubang dan batuan kerikil kerap ditemui di beberapa titik jalan menuju obyek wisata.

Tak hanya kendaraan roda dua dan roda empat saja yang melintas di daerah tersebut.

Namun banyak pula dilewati oleh kendaraan berat yang membawa beban muatan.

"Sepertinya jalan di Sukamakmur masih jadi masalah yang belum terselesaikan ya. Sering rusak," kata Ina, salah seorang pemilik warung di daerah Wargajaya.

Penulis: Tsaniyah Faidah
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved