Rekayasa Lalin Selama Pemasangan Box Girder di Tol BORR, Pengendara Diimbau Cari Jalur Alternatif

Yusuf menjelaskan meski akan dilakukan rekayasa lalu lintas namun Jalan Sholeh Iskandar tetap akan dibuka dua jalur.

Rekayasa Lalin Selama Pemasangan Box Girder di Tol BORR, Pengendara Diimbau Cari Jalur Alternatif
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
rekayasa lalu lintas di proyek Tol BORR 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, TANAH SAREAL - Proses pengerjaan proyek Tol Bogor Ring Road (Tol BORR) seksi IIIA saat akan segera memasuki tahap pemasangan Eriction Box Girder pada Senin (16/9/2019).

Projeck Manager PT PP Pada pembangunan Tol BORR Seksi IIIA Yusuf Luqman mengatakan bahwa pemasangan box girder akan memakan waktu sekitar tiga bulan.

"Akan ada 2100 box yang akan dipasang, dan nantinya proses pemasangan akan memakan badan jalan sehingga akan dilakukan contra flow atau rekayasa lalu lintas," katanya malam tadi usai konfrensi pers di sekitar Jalan Sholeh Iskandar, Rabu (11/9/2019).

Yusuf menjelaskan meski akan dilakukan rekayasa lalu lintas namun Jalan Sholeh Iskandar tetap akan dibuka dua jalur.

Ia pun tidak memungkiri jika kemungkinan akan terjadi kemacetan yang luar biasa ketika sedang dilakukan pemasangan box grider.

"Iya akan ada kemacetan luar biasa seperti biasanya, makanya kita mengimbau bagi masyarakat bisa mencari jalur alternatif untuk menghindari kemacetan," ucapnya.

Nantinya proses pengangkatan box girder akan dilakukan persegmen.

"Jadi nanti persegmen bisa kita lakukan diantara dua pilar gitu ya, setelah ngangkat grider setelah satu segmen kita angkat segmen selanjutnya baru kita turunkan," ujarnya

Sementara itu Direktur Utama PT Marga Sarana Jabar Hendro Atmodjo mengatakan bahwa saat ini proses pelaksanaan sudah mencapai 54 persen.

Halaman
12
Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved