Tak Banyak yang Tahu, Ini Alasan Mengapa Keringat Rasanya Asin

Untuk menstabilkan suhu tubuh yang naik kembali normal, kelenjar keringat akan melepaskan keringat sehingga panas menguap melalui kulit.

Tak Banyak yang Tahu, Ini Alasan Mengapa Keringat Rasanya Asin
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi olahraga lari 

Sebagian besar, makanan yang tinggi garam ada pada makanan olahan atau kemasan.

Contohnya, pizza, camilan gurih, daging asap, atau masakan rumah yang banyak ditambahkan garam.

Meski normal, keringat juga bisa memicu masalah kulit Kandungan keringat ternyata bisa jadi masalah pada orang dengan gangguan kulit.

Salah satunya eksim, yakni peradangan kulit yang menyebabkan kulit kemerahan, gatal, dan kering.

Bagi penderita eksim, membiarkan tubuh berkeringat adalah sebuah pantangan.

Pasalnya, keringat bisa memicu gejala eksim kembali muncul.

Bahkan, kandungan garam dan komponen lain yang ada keringat bisa membuat kulit terasa perih ketika mengenai bagian yang terluka.

Untuk mencegahnya, keringat harus dibersihkan segera. Anda bisa mengelapnya dengan handuk atau kain lembut.

Bisa juga dengan mandi untuk membersihkan sisa-sisa keringat yang menempel.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Misteri Tubuh Manusia: Kenapa Keringat Rasanya Asin?" Penulis : Gloria Setyvani Putri
Editor : Gloria Setyvani Putri

Editor: Vivi Febrianti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved