Mahasiswa IPB Sabet Juara II Pimnas 2019, Rektor : Lonjakan Prestasi

Rektor IPB University, Dr Arif Satria mengatakan perolehan prestasi ini merupakan hasil kerja keras semua pihak.

Mahasiswa IPB Sabet Juara II Pimnas 2019, Rektor : Lonjakan Prestasi
Humas IPB
IPB University menyabet Juara II Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke-32 dengan perolehan 3 emas dan 2 perak dalam presentasi karya ilmiah, serta 3 emas, 1 perak dan 3 perunggu dalam poster ilmiah tahun 2019. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- IPB University berhasil menduduki Juara II Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke-32 dengan perolehan 3 emas dan 2 perak dalam presentasi karya ilmiah, serta 3 emas, 1 perak dan 3 perunggu dalam poster ilmiah tahun 2019.

Rektor IPB University, Dr Arif Satria mengatakan perolehan prestasi ini merupakan hasil kerja keras semua pihak.

Menurutnya, dengan sinergi antara dosen pendamping, mahasiswa, serta Direktorat Kemahasiswaan dan Pengembangan Karir menjadi kunci dalam peraihan prestasi ini.

"Tahun lalu kita berada pada posisi ke 12, kemudian saya sampaikan tahun ini harus lebih baik dari tahun kemarin, angka 12 harus hilang salah satunya, hilang angka satu atau angka dua. Alhamdulillah yang hilang angka satu," ungkap Dr Arif Satria.

Ia menjelaskan lonjakan prestasi dari peringkat 12 ke peringkat pertama memang tidak mustahil, tetapi untuk memperoleh peringkat pertama harus ada kerja keras yang lebih dari biasanya.

"Kita mendapat peringkat kedua, ini merupakan kabar baik untuk kita semua supaya tidak terlena dengan perolehan prestasi ini. Oleh karena itu kita harus bekerja lebih keras lagi supaya bisa mendapat peringkat pertama di tahun depan," ujar Dr Arif Satria.

Meskipun demikian, Dr Arif Satria juga menghimbau supaya memperhatikan faktor non teknis dalam berprestasi. Faktor non teknis yang dimaksud adalah emosional dan doa.

"Jadi yang dilakukan selama ini adalah usaha manusiawi, peserta Pimnas sekarang semakin beragam. Tinggal strategi, penguasaan emosi dan persoalan bagaimana menjaga persoalan non teknis," tambah Dr Arif Satria.

Terkait penguasaan emosi, ia berpesan supaya tidak cemas selama mengikuti kegiatan Pimnas terutama ketika presentasi.

Apabila sudah cemas maka dampaknya akan membuat grogi dan tidak percaya diri.

Di sisi lain, perkara doa juga harus dilakukan karena doa merupakan hal penting yang tidak bisa dilupakan begitu saja.

Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan IPB University, Dr Ir Drajat Martianto menyampaikan untuk mempersiapkan Pimnas berikutnya, penyiapan dan pematangan ide akan dilakukan secepatnya.

"Salah satu masalah yang dihadapi oleh mahasiswa ketika Pimnas adalah kurang percaya diri. Kemudian pemilihan juru bicara atau presenternya, untuk itu ke depan akan disiapkan pendampingan dari psikolog supaya mahasiswa lebih berani tampil percaya diri," ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakannya,"Intinya ada tiga hal yang menjadikan kita juara yaitu dukungan dari pimpinan, dukungan dari dewan juri dan tentunya persiapan yang lebih matang lagi." (*)

Editor: Soewidia Henaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved