Pantau Titik Api di Riau, TNI Akan Gunakan Drone untuk Patroli di Malam Hari

Ia mengatakan dengan menerbangkan drone malam hari akan menunjukan hasil berbeda dengan pengamatan siang hari.

Puspen TNI
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto saat meninjau kebakaran hutan di Komplek Ladang Minyak Pertamina Hulu Energi Kampar, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelelawan, Provinsi Riau. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan pihaknya akan menerbangkan pesawat tanpa awak atau drone pada malam hari untuk memantau titik-titik api yang menjadi lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Penggunaan drone pada malam hari dilakukan dalam rangka mempercepat proses pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Provinsi Riau.

Menurutnya, dengan menerbangkan drone pada malam hari akan membantu mempermudah melihat titik-titik api yang tidak terpantau pada siang hari.

Ia mengatakan dengan menerbangkan drone malam hari akan menunjukan hasil berbeda dengan pengamatan siang hari.

Menurutnya, drone pada malam hari akan memonitor titik-titik api yang menjadi lokasi kebakaran hutan.

Hal itu disampaikannya usai melakukan pantauan udara dengan menggunakan Helikopter milik TNI saat meninjau kebakaran hutan di Komplek Ladang Minyak Pertamina Hulu Energi Kampar, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelelawan, Provinsi Riau.

“Saya telah menyampaikan kepada Kepala BNPB bahwa TNI akan menerbangkan drone. Dengan menggunakan drone akan mempermudah proses mitigasi lokasi kebakaran hutan, karena lokasi yang tidak terpantau pada siang hari dan sore hari dapat terlihat dengan jelas pada malam hari,” kata Hadi dalam keterangan resmi Puspen TNI, Minggu (15/9/2019)

Hadi Tjahjanto mengatakan dengan pantauan melalui drone pada malam hari, akan dapat melihat titik-titik api yang baru dibakar oleh orang yang tidak bertanggungjawab.

Selanjutnya tim darat akan bergerak menuju lokasi kebakaran sekaligus dapat menindak pelaku pembakaran hutan yang dilakukan dengan sengaja.

Baca: Susi Pudjiastuti Ungkap Alasan Blokir Netizen yang Bully Dirinya, Dituduh Lakukan Hal Berikut

Halaman
12
Editor: Damanhuri
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved