Bocah SD di Bogor Dilarikan ke Rumah Sakit Setelah Makan Roti Diolesi Sabun, Begini Kronologinya

Beredar kabar seorang siswa SD di Kota Bogor berinisia SA memakan roti tawar yang sudah diolesi oleh detergen.

Bocah SD di Bogor Dilarikan ke Rumah Sakit Setelah Makan Roti Diolesi Sabun, Begini Kronologinya
Tribunnews.com
Ilustrasi makan roti 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Beredar kabar seorang siswa SD di Kota Bogor berinisia SA memakan roti tawar yang sudah diolesi oleh detergen.

Saat dikonfirmasi TribunnewsBogor.com, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor Fahrudin menjelaskan jika bocah tersebut sudah dibawa ke rumah sakit oleh orangtuanya.

Menurutnya, saat itu korban tidak sengaja memakan roti yang terkena sabun tersebut.

Ia melanjutkan, mulanya teman korban bermaksud bercanda mengolesi sabun cuci tangan ke roti itu.

"Iya intinya itu temennya bawa roti terus roti itu diminta sama temannya yang lain, nah tmennya yang lain itu ngasih sabun untuk cuci tangan, mereka itu main-main terus dimakan sama si anak itu sedikit, kemudian dikasih tau kalau itu ada sabunnya," katanya.

Karena khawatir kemudian orangtua pun membawa sang anak ke rumah sakit untuk mendapat penanganan.

Meski hal tersebut merupakan keisengan anak-anak, Fahrudin pun meminta agar sekolah dan orangtua memberikan edukasi dan sosialisasi bahwa itu bahan kimi berbahaya yang tidak bisa di konsumsi.

"Iya tapi tetap bagaiamanapun harus ada sosialisa dan edukasi kepada anak anak baik dari pihak sekolah ataupun dari pihak orangtua,"ujarnya.

Saat ini pelajar SD itu pun sudah kembali sehat.

Sementara itu pihak rumah sakit RS UMMI yang menerima pasien siswa tersebut mengatakan bahwa pasien sudah membaik.

"Masuk pada tanggal Jumat (14/9/2019) malam dan pulang dengan keadaan sehat pada tanggal (15/9/2019) malam, dan kembali chekup senin," kata perawa Rs Ummi Nurmawati saat dikonfirmasi Selasa (17/9/2019).

Saat ini anak tersebut pun sudah kembali sehat.

"Iya awal mula masuk ke poli anak, namun karena orangtua khawatir kemudian minta dirawat, kemudian ditangani oleh pihak dokter rumah sakit,dan sekarang sudah pulang dengan keadaan sehat," katanya.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved