Breaking News:

Viral di Media Sosial

Orang Tua Tak Datang di Pemakaman Anak yang Jenazahnya Dibawa Nenek, Begini Kondisi Ibu Sang Bayi

Namun saat pemakaman tak nampak sosok menantu dan anaknya Dian Islami Yati, Insani Aura Stefani (16) yang merupakan ibu dari sang bayi

Penulis: Uyun
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
kolase Instagram @jakarta.terkini/TribunJakarta
Nenek bawa jenazah cucunya memakamkan sang cucu di TPU Malaka, Cilincing, Jakarta Utara, Rabu (18/9/2019). 

Pada awalnya, Dian pulang ke rumah duka dengan dibonceng keponakannya.

Namun di perjalanan, motornya mogok karena kehabisan bensin.

Keponakannya pun mendorong motor dan Dian berjalan kaki sambil menggendong jenazah cucunya yang ia beri nama Andi Saputra.

"Saat itu dalam keadaan macet, di perempatan KBN motor mogok karena kehabisan bensin."

"Saya jalan sampe pom bensin. Itu macet banget saya jalan pelan-pelan," kata Dian di rumahnya kepada TribunJakarta.com, Rabu (18/9/2019).

Ketika menyeberang ke arah pom bensin, Dian bertemu dengan tiga orang polisi yang tengah mengatur lalu lintas.

Aiptu Wayan Putu Sumerta Kapolsubsektor KBN Marunda Polsek Cilincing Polres Metro Jakarta Utara membantu seorang ibu yang menggendong jenazah cucunya.
Aiptu Wayan Putu Sumerta Kapolsubsektor KBN Marunda Polsek Cilincing Polres Metro Jakarta Utara membantu seorang ibu yang menggendong jenazah cucunya. (Tangkapan Layar Instagram @Jakarta.terkini)

Salah satu polisi mendapati jenazah bayi yang digendong Dian, lalu bertanya siapa bayi itu.

Dian menjawab, bayi laki-laki itu adalah cucunya yang baru saja meninggal dunia.

Dian pun mengaku akan membawa bayi itu ke rumahnya untuk segera dikuburkan.

"Pas saya nyebrang, pas mau belok ke kanan ada pak polisi."

"Dia tanya, ini siapa, ini yang meninggal, ini cucu saya. Baru meninggal," jelas Dian.

Tak berapa lama setelahnya, seorang polisi yang tak lain Kapolsubsektor KBN Marunda Polsek Cilincing Polres Metro Jakarta Utara, Aiptu I Wayan Putu Sumerta.

Ia datang mengendarai mobil.

Polisi itu pun menawarkan untuk mengantar Dian sampai ke rumahnya.

Diberi Uang Rp 200 Ribu oleh Polisi untuk Beli Nisan

Dian mengaku mendapatkan uang Rp 200 ribu oleh salah seorang polisi

Aiptu I Wayan Putra Sumerta sempat mengobrol di rumah duka dengan nenek si bayi.

"Jadi setelah diantar itu polisinya sempat lama ngobrol di sini," ungkap Dian.

"Lalu sebelum pulang saya dikasih uang, dikasih Rp 200 ribu buat bantu gitu," imbuh Dian.

Setelah diberi uang, Dian sangat terharu. Apalagi kondisi keuangannya sedang surut dan dirinya sedang tidak bekerja.

Alhasil, uang Rp 200 ribu itu sangat bernilai bagi Dian.

Uang itu pun langsung dipakai Dian untuk membuat nisan bagi jenazah cucunya.

Nisan kayu seharga Rp 170 ribu pun berhasil dibeli Dian.

Ia juga memberi nama jenazah bayi itu Andi Saputra atas kemauannya sendiri.

"Saya waktu itu nggak pegang uang sama sekali. Dapat dari pak polisi langsung saya bikinin nisan untuk cucu saya," kata Dian.

(TribunBogor/TribunJakarta)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved