Balita di Bogor Tewas Dianiya Ibu Tiri saat Ayah Korban Tak Ada di Rumah, Ini Motifnya

Niko juga memberikan gambaran bahwa menurutnya diusia 20 tahun merupakan usia yang cukup labil.

Balita di Bogor Tewas Dianiya Ibu Tiri saat Ayah Korban Tak Ada di Rumah, Ini Motifnya
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
tersangka kasus penganiayaan anak di Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Satreskrim Polresta Bogor Kota melalui Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) mengungkap dugaan motip pelaku berinisial ZFL melakukan tindak kekerasan kepada anak tirinya.

Dari hasil pemeriksaan psikologis tersangka ZFL tidak menderita gangguan jiwa.

Bahkan secara psikologis pelaku juga melakukan tindakan tersebut dalam keadaan sadar.

Dari hasil pemeriksaan pihak kepolisian ZFL mengaku kesal dengan anaknya sehingga melakukan kekerasan.

Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota AKP Niko N Adiputra mengatakan bahwa tersangka ZFL sering kali melampiaskan kekesalaan terhadap anak tirinya.

"Iya ini kan dia (ZFL) di usia 20 tahun mengurus dua orang anak, satu anak kandung usia 1,5 tahun satu anak tiri usia 4,8 tahun nah kalau dia kesal dia lampiasin ke anak tirinya ini," ujarnya.

Niko juga memberikan gambaran bahwa menurutnya diusia 20 tahun merupakan usia yang cukup labil.

"Ini bukan berarti pasti ya tapi umur pelaku 20 tahun kemudian sekarang dia punya anak 1,5 tahun, itu usia yang sangat labil, menurut saya, ya tapi tidak seluruhnya tapi biasanya seperti itu," katanya.

Tak hannya mengurus dua orang anak, ZFL pun sering kalli ditinggal suaminya ke luar kota.

Halaman
123
Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved