China Open 2019

Hasil Final China Open 2019 - Anthony Sinisuka Ginting Dikalahkan Rangking 1 Dunia

Tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting gagal mempertahankan gelar juara China Open 2019

Hasil Final China Open 2019 - Anthony Sinisuka Ginting Dikalahkan Rangking 1 Dunia
Kompas.com/Doc. PBSI
Anthony Sinisuka Ginting saat melawan Toby Penty di babak penyisihan grup Piala Sudirman, Minggu (19/5/2019).(Doc. PBSI ) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting gagal mempertahankan gelar juara China Open 2019 setelah pada laga final takluk dari wakil Jepang, Kento Momota.

Anthony takluk dari pebulutangkis ranking 1 dunia tersebut melalui drama rubber game 21-19, 17-21, 19-21.

Meskipun ditaklukkan Momota, namun perjuangan Anthony melawan pemain nomor satu dunia tersebut patut diacungi jempol. 

Kedua pemain sudah saling berkejaran angka sejak game pertama. Anthony yang bermain menyerang, terus menekan pertahanan Momota dengan jumping smash andalannya. 

Namun di game kedua, Anthony terlalu banyak membuat kesalahan-kesalahan sendiri yang terus menambah perolehan poin Momota sehingga game penentuan terpaksa dimainkan. 

Pada game ketiga, Anthony sempat membuka peluang saat tertinggal 16-19 dan menyamakan kedudukan menjadi 19-19. 

Anthony Sinisuka Ginting bersama Kento Momota saat mendapatkan tropi China Open 2019.
Anthony Sinisuka Ginting bersama Kento Momota saat mendapatkan tropi China Open 2019. (Humas PBSI)

Namun Momota akhirnya menutup game dengan kemenangan sekaligus membalas kekalahannya di final tahun lalu. 

"Memang ketat pertandingannya, waktu ketinggalan 3-9 di game ketiga, memang saya banyak mati sendiri. Waktu ketinggalan itu saya pikir ya coba saja, kan belum game," kata Anthony.

"Semua ragu dibuang saja, yang penting saya coba dulu. Di akhir itu saya memang kesal sendiri karena keulang lagi bikin kesalahan," tutur Anthony soal pertandingan. 

"Ragu itu muncul dari pikiran yang tidak dikontrol, jadi tadi saya coba balik fokus, yang penting siap capek dulu. Waktu itu saya coba ubah strategi dan banyak dapat poin, tapi saya ketinggalan terlalu jauh, sehingga Momota sudah antisipasi dan kembali ke pola awal," jelansya. 

Seperti diketahui, pada ajang ini Indonesia telah memastikan gelar ganda putra lewat pertemuan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon dan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan

Editor: Damanhuri
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved