Mbah Pani Dikubur Hidup-hidup 5 Hari, Ini yang Terjadi saat Tubuhnya Diangkat : Tayamum Pakai Tanah

Mbah Pani yang dikubur hidup-hidup selama lima hari lima malam menceritakan kejadian yang terjadi selama dikubur.

Mbah Pani Dikubur Hidup-hidup 5 Hari, Ini yang Terjadi saat Tubuhnya Diangkat : Tayamum Pakai Tanah
Tribunjateng.com/Mazka Hauzan Naufal
Mbah Pani (63) melakukan topo pendem selama lima hari lima malam dengan cara dikubur hidup-hidup di rumahnya di Pati, Jawa Tengah. 

Selama melakoni topo pendem, menurut pengakuan Mbah Pani, ia tidak makan, tidak minum, tidak tidur, dan tidak buang air.

Tangisan Ibu Kandung Dana Pecah Dipemakaman Lihat 2 Jasad Dikuburkan Bersama: Selamat Jalan Sayangku

Viralnya ritual yang dilakoni Mbah Pani ini sontak memancing pro-kontra masyarakat.

Di kolom-kolom komentar media sosial, mudah ditemukan perdebatan mengenai hal ini.

Pihak yang kontra umumnya mempertanyakan keislaman Mbah Pani.

Dalam perdebatan panjang mengenai keabsahan ritual tersebut dalam ajaran Islam, banyak yang menduga, Mbah Pani meninggalkan kewajiban shalat lima waktu ketika melakoni ritual kejawen tersebut.

Namun, ketika ditanya tentang hal ini, Mbah Pani menegaskan bahwa dirinya tetap shalat ketika bertapa.

"Ya shalat lah. Tapi wudunya tidak pakai air.

Kakek di Jateng 5 Hari Lakukan Ritual Tapa Pendem, Dimandikan Air Kembang Setelah Kuburannya di Gali

Saya tayamum pakai tanah.

Ya menurut keyakinan saya lah, saya usap-usapkan (ke anggota tubuh yang perlu diusap saat tayamum).

Shalat ini tidak saya lupakan.

Halaman
1234
Editor: Soewidia Henaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved