Abduh Lestaluhu Kembali Perkuat Timnas Indonesia, Janji Kerahkan Kemampuan Terbaik

dapat membela Negara Kesatuan Republik Indonesia di kancah sepakbola Internasional adalah suatu impian bagi setiap pemain sepakbola.

Tayang:
Penulis: Yudistira Wanne | Editor: Ardhi Sanjaya
Ist
Pemain belakang PS Tira Persikabo, Abduh Lestaluhu 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Pemain belakang PS Tira Persikabo, Abduh Lestaluhu siap kerahkan seluruh kemampuannya di Timnas Indonesia.

Pemain kelahiran Tulehu, Sala Hutu 16 Oktober 1993 mengatakan, kembali dipercaya untuk memperkuat Timnas Indonesia di bawah asuhan Simon McMenemy adalah suatu kebanggaan.

Menurutnya, dapat membela Negara Kesatuan Republik Indonesia di kancah sepakbola Internasional adalah suatu impian bagi setiap pemain sepakbola.

Atas pemanggilan namanya tersebut, Abduh Lestaluhu mengucapkan rasa syukurnya sekaligus berupaya memberikan yang terbaik untuk tanah air.

"Pertama, saya mengucapkan terima kasih karena akhirnya saya dipanggil lagi untuk memperkuat Timnas Indonesia di bawah asuhan coach Simon McMenemy," ujarnya, Jumat (27/9/2019).

Ia pun mengatakan mendapat begitu banyak pelajaran positif terutama dalam hal mengontrol emosi.

"Saya bersyukur, saya kembali lagi, dan ini menjadi motivasi saya untuk lebih baik lagi ke depan karena memang di eranya coach Simon ini memang banyak hal-hal yang positif yang dapat kita ambil, mungkin dalam mengontrol emosi dalam setiap pertandingan," jelasnya.

"Dan itu sih menjadi poin-poin penting untuk bisa menahan emosi agar tetap bisa dipantau terus, bisa tetap konsisten di tim nasional," sambungnya.

Terkait karakter Simon McMenemy, pemain berusia 25 tahun ini mengaku telah sedikit paham cara bermain yang diterapkan.

Hal tersebut merupakan salah satu kunci untuk cepat beradaptasi dengan gaya permainan yang akan diterapkan Simon McMenemy.

"Mungkin kalau coach Simon karena memang sebelumnya kita sudah pernah di Bhayangkara kan sebelumnya, jadi saya sudah bisa lihat dia di samping pinggir lapangan, sudah kelihatan karakter dia seperti apa, jadi hal-hal itu yang mungkin dapat kita pelajari dan kita bisa beradaptasi lagi," ungkapnya.

Terkait laga kontra UEA, mantan pemain Persija Jakarta tersebut menjelaskan bahwa pertandingan itu akan berjalan sengit dan berat.

Kendati demikian, Abduh Lestaluhu akan bekerja keras mengerahkan seluruh kemampuannya demi lambang Garuda di dada.

"Yang jelas memang terbebani juga ya, karena memang kita sudah dua kali kalah di kandang, dan kita kehilangan poin, saya harap, saya rasa pertandingan besok juga akan sulit buat kita," ucapnya.

"Tapi kita jangan mau mengalah, kita harus bekerja keras, kita harus fight selama 90 menit, kita harus berusaha agar bisa mendapatkan poin," pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved