Laporan dari Wamena

4.656 Orang Tinggalkan Wamena, 880 Bertahan di Pengungsian

Tidak hanya masyarakat Wamena, sejumlah masyarakat di sekitar Wamena juga ikut pergi menjauh dari Wamena.

TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
kondisi pengungsi di Wamena 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, SENTANI - Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw mengatakan bahwa ribuan masyarakat sudah meninggalkan Wamena pasca kerusuhan beberapa waktu lalu.

Tidak hanya masyarakat Wamena, sejumlah masyarakat di sekitar Wamena juga ikut pergi menjauh dari Wamena.

"Ada beberapa lingkaran dari sekitar Wamena itu ada beberapa yang turun bergabung, khususnya dari Wamena. Total yang turun adalah 4.656 orang," kata Paulus saat ditemui TribunnewsBogor.com di Sentani, Jayapura, Selasa (1/10/2019).

Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw
Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw (TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy)

Dia menjelaskan bahwa masyarakat yang meninggalkan Wamena dan sekitarnya ini kebanyakan kembali bergabung dengan keluarga dan kerabatnya di wilayah lain.

Namun, ada pula yang terpaksa harus mengungsi seperti di kawasan Sentani yang tersebar di beberapa titik.

"Jadi yang terdaftar dari 6 posko yang ada di sini 751, tadi Lanud, yang lain di Rindam dan sebagainya termasuk di beberapa tempat ibadah masjid dan sebagainya, itu terdata ada 880 orang (pengungsi)," ungkap Paulus seusai melakukan peninjauan dan penyumbangan kepada para pengungsi Wamena di Posko Yonif 751/Raider, Sentani, Jayapura.(*)

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved