Demo Tolak RKUHP

Anaknya Diamankan Polisi Saat Demo, Nunung Cemas Tak Kuasa Tahan Tangis

Bahkan, Nunung pun menangis ketika menceritakan perjalanan dari kediamannya untuk menjemput anaknya.

Editor: Ardhi Sanjaya
Kompas.com
Pelajar melakukan Aksi Tolak RUKHP di Belakang Gedung DPR/MPR, Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (25/9/2019).KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Nuraningsih (56) merasa khawatir karena putra bungsungnya Nur Hidayat (23) tak pulang ke rumah pada Senin (30/9/2019) malam.

Kendati demikian, wanita yang akrab disapa Nunung tak tahu harus mencari ke mana terkait keberadaan anaknya.

Pasalnya, Hidayat yang tengah kuliah di Universitas Pamulang tidak memberi tahu keberadaannya kepada sang ibu.

Nunung hanya bisa pasrah dan khawatir menanti informasi dari anaknya.

Menurut Nunung, ini kali pertama Hidayat tidak memberi informasi melalui pesan singkat terkait keberadannya kepada sang ibu.

Nuraningsih atau akrab disapa Nunung (kanan) saat menjemput putra bungsungnya Nur Hidayat (23) di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (1/10/2019).(KOMPAS.COM/ RINDI NURIS VELAROSDELA)
Nuraningsih atau akrab disapa Nunung (kanan) saat menjemput putra bungsungnya Nur Hidayat (23) di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (1/10/2019).(KOMPAS.COM/ RINDI NURIS VELAROSDELA) ()

"Kalau main biasanya pulang malam, tapi enggak pernah sampai enggak pulang. Tapi kok tadi malam ini anak (Hidayat) enggak pulang," ujar Nunung saat ditemui di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (1/10/2019).

Selasa pagi, Nunung baru mengetahui informasi penangkapan Hidayat terkait kerusuhan antara demonstran dan aparat Kepolisian dari tetangganya.

Pasalnya, anak tetangganya juga ikut diamankan oleh jajaran Polda Metro Jaya.

"Tadi pagi dibilangin, makanya saya lemas banget dah. Anak saya enggak pernah kayak gitu (ikut aksi unjuk rasa)," kata Nunung.

Nunung pun bertekad menjemput Hidayat dengan didampingi menantunya.

Sepanjang perjalanan dari Depok menuju Polda Metro Jaya, Nunung mengaku khawatir dan cemas.

Bahkan, Nunung pun menangis ketika menceritakan perjalanan dari kediamannya untuk menjemput anaknya.

"(Perasaannya) amburadul dah. Namanya anak gimana. Deg-degan dan panik," kata Nunung sambil menangis.

Sementara itu, ditemui dalam kesempatan yang sama, Hidayat mengaku ditangkap oleh polisi di depan Gedung Polda Metro Jaya, Jalan Gatot Subroto ketika hendak pulang setelah mengikuti aksi unjuk rasa di depan gedung DPR RI.

Kala itu, sedang terjadi kerusuhan antara demonstran dan aparat kepolisian.

"Jadi saat chaos (rusuh), saya sudah mundur jauh banget dari kerumunan. Saat lagi jalan persis di depan (Polda Metro Jaya), lagi jalan pulang, tau-tau diamanin saja," ungkap Hidayat.

Hidayat mengatakan, dirinya memang ikut aksi unjuk rasa tersebut namun tak terlibat kerusuhan yang terjadi di kawasan Semanggi.

"Lempar-lemparan enggak ikut, tapi orasinya saya ikut," kata Hidayat.

Saat ini, Kepolisian masih terus mendata jumlah orang yang diamankan terkait kerusuhan tersebut.

Hingga Selasa dini hari, tercatat 519 orang yang terlibat kerusuhan di sekitar Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (30/9/2019) kemarin.

Mereka yang diamankan dari kalangan pelajar, mahasiswa, dan pekerja. Mereka dibawa ke Polda Metro Jaya dan Polres yang ada di Jakarta.

Untuk di Polda Metro Jaya, mereka terbagi menjadi tiga kelompok.

Sebanyak 163 orang berada di direktorat reserse kriminal umum (Ditreskrimum), 70 orang berada di direktorat reserse kriminal khusus (Ditreskrimsus), dan 82 orang di direktorat Narkoba.

Sementara itu, Polres Jakarta Utara mengamankan 36 orang, Polres Jakarta Pusat 11 orang dan Polres Jakarta Barat 157 orang.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Nunung Cemas dan Tak Henti Menangis karena Anaknya Ikut Diamankan Polisi Saat Demo"

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved