Demo RKUHP
Minta Provokator Kerusuhan Ditangkap, Iwan Fals: Jangan Cuma Ngomong Ditunggangi, Malah Bikin Keruh
Menurut Iwan Fals, jika pemerintah sudah tahu aksi Mahasiswa ditunggangi maka sebainya pelaku ditangkap, agar tidak membuat susana makin keruh.
Penulis: Vivi Febrianti | Editor: Ardhi Sanjaya
oh ya mumpung inget, klo sudah tau siapa provokator atau yg menunggangi atau dalang kerusuhannya, ya tangkap sajalah, jangan cuma ngomong ditunggangi2, klo gak disebut namanya malah jadi timbul prasangka2 baru yg malah bikin keruh suasana
"oh ya mumpung inget, klo sudah tau siapa provokator atau yg menunggangi atau dalang kerusuhannya, ya tangkap sajalah, jangan cuma ngomong ditunggangi2,
klo gak disebut namanya malah jadi timbul prasangka2 baru yg malah bikin keruh suasana," tulisnya.
Ulasan Pengamat
Demonstrasi yang dilakukan oleh mahasiswa ramai dibicarakan.
Tak hanya di Jakarta, aksi para mahasiswa juga terjadi berbagai wilayah, seperti Jogja dengan gerakan yang disebut Gejayan Memanggil, Solo dengan Bengawan Melawan atau juga terjadi di Surabaya yang disebut dengan Surabaya Menggugat.
Di luar pulau Jawa pun aksi serupa juga terjadi.
• 5 Orang yang Diamankan saat Demo di Sekitar DPR Positif Narkoba
• Mulan Jameela Ucap Sumpah dan Janji Anggota DPR RI, Kakak Ahmad Dhani Bereaksi Ini
Adapun, tuntutan para mahasiswa tersebut adalah terkait masalah revisi UU KPK, RKUHP dan sejumlah RUU lainnya.
Yang cukup menjadi perhatian, adalah demo dilakukan oleh mahasiswa yang kerap disebut dengan generasi Z.
Di mana generasi ini kerap diidentikkan dengan mereka yang cenderung apatis dan tentunya karena lahir di era internet, maka biasanya sangat aktif di media sosial.
Namun secara mengejutkan, ternyata mereka mampu tergerak menyuarakan masalah kebijakan negara.
Hal ini memunculkan banyak praduga terkait adanya kemungkinan aksi mereka ditunggangi.
Pengamat Media Sosial, Ismail Fahmi melalui siaran langsung di Program Sapa Indonesia yang disiarkan Kompas TV, Sabtu (22/9/2019) malam, menyampaikan, bahwa sekarang ini mudah untuk melihat apakah aksi ditunggangi atau tidak.
“Tak perlu khawatir tunggang menunggangi, karena begitu ada isu di lapangan (offline) mereka akan membawanya secara online baik dengan media online maupun media sosial,” ujarnya.
Image Buruk