Jawab Tudingan Dijanjikan Jadi Dubes usai Tak Lagi di DPR, Fahri Hamzah: Jangan Fitnah Saya Dong
Fahri Hamzah dituding sudah mendapat salam tempel dari Istana hingga dijanjikan jadi Dubes, ini kata rekan Fadli Zon tersebut.
Penulis: Vivi Febrianti | Editor: Damanhuri
Jawab Tudingan Dijanjikan jadi Dubes usai Tak Lagi di DPR RI, Fahri Hamzah Meradang: Jangan Fitnah Saya Dong
TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Mantan Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menanggapi tudingan dirinya yang dijanjikan jadi Duta Besar.
Menurut Fahri Hamzah hal itu merupakan fitnah yang ditujukan kepada dirinya.
Ia pun menyebut akun yang mengatakan itu sebagai orang yang tega padanya.
Hal itu disampaikan oleh Fahri Hamzah di akun TWitter miliknya @Fahrihamzah Kamis (3/10/2019).
Dilansir TribunnewsBogor.com, awalnya ada pengguna akun Twitter @OrangKoslet yang menuding Fahri Hamzah sudah pro pemerintah.
Ia tampak mengomentari video Fahri Hamzah saat mengomentari pidato Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Menurut Fahri Hamzah, seharusnya Anies Baswedan mencontoh mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang lebih banyak bekerja daripada berbicara.
Fahri Hamzah mengatakan, Anies Baswedan tak perlu banyak bicara atau pidato macam-macam, sebaiknya ia fokus saja bekerja.
Sebab, ia mengibaratkan DKI Jakarta ini sebuah kota besar bukan provinsi seperti daerah lainnya.
"Pidatonya yang teknis saja, dalam hal ini ikut Ahok lah, ya bener Ahok itu teknis saja, bahkan nggak usah banyak ngomong, yakinkan orang bikin ini, bersihkan ini, keliling bersihkan, kalau perlu naik mobil keliling lalu bershkan, jangan lu banyak pidato nanti macem-macem," bebernya.
• Fahri Hamzah Pamit Tak Lagi di DPR, Minta Maaf ke Publik: Aku Manusia Biasa, Pejabat Juga Manusia
• Jimmy Nangis Saat Interupsi, Ditertawai Ketika Minta Anggota DPR Sumbang untuk Pengungsi Papua
Video yang diposting oleh akun @iskandar_fauzi itu pun kemudian dikomentari oleh akun @OrangKoslet.
Ia menuding Fahri Hamzah bicara seperti itu karena sudah dijanjikan kursi Dubes.
Akun itu juga menyebut kalau Fahri Hamzah sudah kena salam tempel dari istana.
"Si @Fahrihamzah Udah dijanjiin jadi Dubes dia terus kena salam tempelnya Istana.
Jadi somplak mulutnya," tulisnya.
Tudingan itu pun kemudian ditanggapi oleh Fahri Hamzah.
Fahri Hamzah menyebut hal itu sebagai fitnah.
Ia pun tak menyangka kalau akun itu tega melakukan fitnah tersebut kepada Fahri Hamzah.
"Kader partai ini follower cukup banyak..
tapi jangan fitnah saya dong....
ya Allah...teganya...," tulis Fahri Hamzah.
Tak hanya itu, Fahri Hamzah juga mengungkapkan kesedihannya mendapat fitnah seperti itu.
• Video Viral Pelajar SMK Ditonton Temannya saat Berhubungan Intim, Identitas Pemerannya Terungkap
• Tak Cuma Uang Pensiun, Fahri Hamzah Cs Juga Dapat Tabungan Hari Tua Total Rp 6,2 Miliar
Ia juga mengatakan kalau dirinya masih banyak utang yang belum dibayar.
Ditambah lagi dirinya mendapat fitnah dari banyak sisi.
"Sudah Hutang belum bayar..
Fitnah kiri kanan lagi....," tulisnya.
Meski begitu, banyak yang menduga kalau Tweet Fahri Hamzah itu ditujukan kepada seseorang.
Seseorang yang belum membayar utang kepada Fahri Hamzah dan malah melemparkan fitnah.
Hmm kira-kira siapa ya?
• Tanggapi Anggota Dewan Beristri 3, Sudjiwo Tedjo: Itu Urusan Privat, Fokuslah Mengamati Kinerjanya
• Anggota DPR Dapat Gaji Fantastis dan Uang Pensiun Seumur Hidup, Iwan Fals: Masih Ada Lowongan Gak?
Soal Uang Pensiun
Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menilai anggota legislatif tak pantas menerima uang pensiun.
Menurut dia, uang pensiun itu lebih tepat diberikan kepada para birokrat yang telah mengabdi puluhan tahun untuk negara.
“Sebenarnya saya punya teori bahwa yang layak dapat pensiun birokrat. Karena dia kerjanya di dalam struktur negara lebih lama. Kalau politisi itu cuma 5 tahun,” ujar Fahri di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Senin (30/9/2019).
Kendati begitu, Fahri tetap akan mengambil uang pensiunnya itu.
Menurut dia, itu merupakan penghargaan dari negara untuk para anggota DPR.
“Itu kan begini, itu otomatis, karena kita sudah punya mekanisme transfer gaji selama ini, berarti itu otomatis,” kata Fahri.
Sebelumnya, PT Taspen (Persero) memberikan uang pensiun dan tabungan hari tua (THT) kepada anggota DPR dan DPD yang tak lagi menjabat di periode 2019-2024.
Adapun nominal THT yang diberikan kepada 556 anggota DPR sebanyak Rp 6.218.539.600, sedangkan untuk anggota DPD yang berjumlah 116 orang sebanyak Rp 1.360.705.200.
Ditektur Utama Taspen Iqbal Latanro mengatakan, dana THT diberikan hanya sekali untuk tiap anggota DPR dan DPD.
Sementara itu, uang pensiun akan diberikan dalam setiap bulan. Besaran uang pensiun tergantung lama masa jabatan.
"Untuk anggota DPR satu periode uang pensiunnya Rp 3,2 juta. Uang THT-nya sekitar Rp 15 juta," ujar Iqbal di Gedung DPR, Jakarta, Senin.