Breaking News:

Laporan dari Jayapura

Total Kerugian karena Kerusuhan di Kota Jayapura Papua Capai Rp 97 Miliar

Kota Jayapura Papua sempat dilanda kerusuhan pada 29 Agustus 2019 lalu karena dipicu oleh hoaks yang menyebar.

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Mohamad Afkar Sarvika
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Penampakan Gedung Telkom Kota Jayapura pasca hangus dibakar massa dalam kerusuhan pada 29 Agustus 2019 lalu, Kamis (3/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, JAYAPURA - Kota Jayapura Papua sempat dilanda kerusuhan pada 29 Agustus 2019 lalu karena dipicu hoaks yang menyebar.

Sejak kerusuhan tersebut, Kota Jayapura kini sudah kembali kondusif dan perekonomian sudah normal.

Meski pun begitu, rumah-rumah dan gedung-gedung yang hancur setelah dibakar massa masih jadi pemandangan umum di Ibu Kota Provinsi Papua ini.

Wali Kota Jayapura, Benhur Tommy Mano mengatakan bahwa total kerugian akibat kerusuhan tersebut hampir menyentuh Rp 100 Miliar.

"Kerugian sekitar Rp 97 Miliar. Kita sudah mendata dan kami sudah mulai memberikan (bantuan) kepasa PKL masing-masing Rp 5 juta, rumah-rumah, kios-kios, dan bangunan-bangunan pemerintah, diserahkan langsung kepada mereka," kata Benhur Tommy Mano saat ditemui TribunnewsBogor.com di kantornya, Rabu (2/10/2019).

Trauma karena Kerusuhan, Pengungsi di Jayapura Berharap Bisa Kembali ke Wamena

Setelah kerusuhan terjadi, Benhur mengatakan bahwa pihaknya langsung melakukan pertemuan-pertemuan dengan tokoh adat, pemuda dan seluruh paguyuban di Jayapura.

Sebab, jika Ibu Kota Provinsi Papua meledak, kata dia, dikhawatirkan akan merembet ke wilayah Papua yang lainnya.

"Kalau kota ini meledak, pasti di mana-mana ikut meledak. Seperti yang terjadi di Kota Jayapura, dibilang demo damai, tapi terjadi pembakaran dan penjarahan. Maka saya mengambil langkah cepat dan mengundang tokoh-tokoh adat, semua paguyuban, tokoh agama, pemuda dan tokoh masyarakat duduk bersama membicrakan langkah apa yang akan kita ambil agar tidak lagi terjadi kerusuhan di Kota Jayapura," ungkapnya.

Diketahui, setelah Jayapura kembali aman, wilayah ini kini menjadi tempat penampungan Pengungsi Wamena yang juga mengalami kerusuhan pada 23 September 2019 lalu.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved