Bupati Bogor Tinjau Persiapan MRLL Sistem 2-1, Pengganti One Way di Puncak

MRLL sistem 2-1merupakan sistem managemen lalu lintas dengan menerapkan rekayasa lalu lintas tiga jalur.

Bupati Bogor Tinjau Persiapan MRLL Sistem 2-1, Pengganti One Way di Puncak
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Bupati Bogor Ade Yasin meninjau persiapan penerapan Manajemen Rekayasa Lalu Lintas (MRLL) sisetem 2-1 di kawasan Puncak Bogor, Sabtu (5/10/2019) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIAWI - Bupati Bogor Ade Yasin bersama Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) dan Satlantas Polres Bogor meninjau persiapan penerapan Manajemen Rekayasa Lalu Lintas (MRLL) sisetem 2-1 di kawasan Puncak Bogor, Sabtu (5/10/2019)

MRLL sistem 2-1merupakan sistem managemen lalu lintas dengan menerapkan rekayasa lalu lintas tiga jalur.

Artinya ketika MRLL sistem 2-1 diberlakukan maka arus lalu lintas akan dibuat satu jalur ke arah puncak dan dua jalur ke arah Jakarta ataupun sebaliknya dua jalur ke arah puncak dan satu jalur ke arah Jakarta.

Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan bahwa sistem one way yang sudah dilakukan selama 32 tahun tidak lagi akan diterapkan.

Karena menurut Bupati Bogor Ade Yasin bahwa warga tidak menginginkan adanya jalur one way karena mengganggu aktifitas warga.

"Kami juga mendengar aspirasi masyarakat yang sudah jenuh dengan pola one way sekarang kita upayakan tidak one way tapi jalur 2-1, jadi ketika kondisi macet dua ke atas satu ke bawah dan ketika kondisi macet di atas juga dua kebawah satu ke atas," katanya disela sela melakukan peninjauan.

Namun saat ini penerapan MRLL sistem 2-1 masih dalam persiapan.

Baik dari infrasyruktur ataupun sumber saya manusianyandan peralatannya.

"uji coba tanggal 27 mendatang, untuk kesiapan infrastrutur sedang prose dan peralatan juva seudah sial, namun ini masib arus belajar, pak kasat juga meminta untuk perispan sdm dan alatnya, jadi ini masih tajap belajar dan peninjauan," kaya

Jadi nanti kami mengimbau kepada wisatawan tidak harus menunggu pagi atau sore hari karena sufah bisa melajukannkendaraannya ke wilayah puncak 27 oktober sekarang sedang latihan dulu uji coba.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved