Pertama Kali ! Indonesia Juara Piala Suhandinata di Kejuaraan Dunia Junior 2019, Usai Tekuk China

Indonesia membawa pulang Piala Suhandinata setelah dalam laga final Kejuaraan Dunia Junior 2019 usai mengalahkan China, dengan skor 3-1

Pertama Kali ! Indonesia Juara Piala Suhandinata di Kejuaraan Dunia Junior 2019, Usai Tekuk China
badminton Indonesia
Indonesia raih Piala Suhandinata di Kejuaraan Dunia Junior 2019 usai kalahkan China 3-1 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Perjuangan pemain junior Bulutangkis Indonesia patut diacungi jempol.

Pada Sabtu (5/10/2019) tim junior Indonesia baru saja mencetak sejarah dengan memboyong Piala Suhandinata untuk pertama kalinya sejak diperebutkan pada 2009.

Indonesia membawa pulang Piala Suhandinata setelah dalam laga final Kejuaraan Dunia Junior 2019, Sabtu (5/10/2019) di Kazan, Rusia, mengalahkan China, dengan skor 3-1.

Ahsan/Hendra Sukses Bawa Emas di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2019, Istri Siapkan Kejutan di Bandara

Sebelum Hadapi China, Timnas U-19 Indonesia Bakal Uji Coba Melawan PS Tira Persikabo

Catat, Jadwal Siaran Langsung Liga Inggris Hari Ini: Manchester City, Chelsea hingga Arsenal Tanding

Kemenangan Indonesia ditentukan oleh pasangan Putri Syaikah/Febriana Dwipuji Kusuma setelah mengalahkan Li Yin Jing/Tan Ning, dengan skor 16-21, 25-23, 21-13.

"Alhamdulilah bisa jadi penentu dan membawa Indonesia juara. Kalau sebelumnya saya jadi penentu tapi hasilnya belum bisa maksimal, jadi saya nggak mau terulang lagi kejadian itu, saya belajar dari pengalaman," kata Putri setelah pertandingan.

"Waktu di latihan kami sudah sering pasangan, tadi di pertandingan anggap saja latihan. Nggak mau mikirin menang-kalah, yang penting dapat satu demi satu poin dulu," ucap Putri dilansir BolaSport.com dari Badminton Indonesia.

Pasangan ganda putri Indonesia, Putri Syaikah/Febriana Dwipuji Kusuma, bereaksi setelah mengalahkan Li Yin Jing/Tan Ning, dengan skor 16-21, 25-23, 21-13, Sabtu (6/10/2019) di Kazan, Rusia.
BADMINTON INDONESIA
Pasangan ganda putri Indonesia, Putri Syaikah/Febriana Dwipuji Kusuma, bereaksi setelah mengalahkan Li Yin Jing/Tan Ning, dengan skor 16-21, 25-23, 21-13, Sabtu (6/10/2019) di Kazan, Rusia.

Putri/Febriana sempat tertinggal jauh 4-11 pada gim pertama dan tertinggal 19-20 pada gim kedua.

Ibu Kandung Nangis Serahkan Betrand Peto Diasuh Ruben Onsu, Ayah: Saya Jadi Saksi Mereka Mencintaimu

Heboh Raline Shah dan Iqbaal Ramadhan Gabung di BCU, Joko Anwar dan Bumilangit Beri Tanggapan

Namun dengan semangat berapi-api, mereka memenangkan game kedua dengan adu setting dengan skor akhir 25-23. Di game ketiga, Putri/Febriana semakin tak terbendung.

"Sempat tegang di gin pertama, tetapi waktu interval, saya dengar supporter memberi semangat, saya jadi semangat lagi. Saya mikirnya sayang juga kan sudah sampai final, tanggung sudah sampai di final, harus mati-matian," ujar Febriana.

"Pada gim pertama pasangan China mainnya no lob, dan kami tidak antisipasi pengembalian. Waktu unggul jauh pada gim ketiga, pikirannya ke nambah poin satu demi satu dulu. Nekat saja pokoknya," ucapnya.

Halaman
12
Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved