Damkar Kabupaten Bogor Pastikan Kebakaran Lahan di Tanjungsari Tidak Merembet ke Pemukiman Warga

Kepala Damkar Kabupaten Bogor, Ma'mur menjelaskan bahwa kebakaran lahan di dekat pemukiman warga saat ini sudah dipastikan padam.

Damkar Kabupaten Bogor Pastikan Kebakaran Lahan di Tanjungsari Tidak Merembet ke Pemukiman Warga
istimewa
Kebakaran lahan di Desa Antajaya Kecamatan Tanjung Sari, Kabupaten Bogor, Minggu (6/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, TANJUNGSARI - Pihak Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bogor memastikan bahwa kebakaran lahan seluas 10 hektare di Gunung Kanaga, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor tidak meluas ke pemukiman warga.

Kepala Damkar Kabupaten Bogor, Ma'mur menjelaskan bahwa kebakaran lahan di dekat pemukiman warga saat ini sudah dipastikan padam.

"Yang di dekat masyarakat sudah kita antisipasi. Insya Allah, tidak merembet ke pemukiman masyarakat karena sudah dipadamkan petugas," kata Ma'mur saat dihubungi TribunnewsBogor.com, Selasa (8/10/2019).

Ma'mur menjelaskan bahwa sementara saat ini di sekitaran puncak Gunung Kanaga, api masih membakar lahan yang mayoritas ditumbuhi ilalang tersebut.

"Tapi kalau yang di atas (puncak) itu masih ada," kata Ma'mur.

Diberitakan sebelumnya, sudah sepekan lamanya kebakaran lahan seluas lebih dari 10 hektare di Gunung Kanaga, Desa Antajaya, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor belum juga padam.

Kebakaran ini sudah terjadi sejak tanggal 1 Oktober 2019 dan sampai hari ini, Selasa (8/10/2019) api masih membakar lahan kosong yang rata-rata ditumbuhi ilalang tersebut.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bogor, Ma'mur mengatakan bahwa petugas Damkar kesulitan untuk memadamkan api karena akses jalan yang minim.

"Pertama tidak ada akses jalan mobil, kedua adanya (kebakaran) itu di puncaknya," kata Ma'mur saat dihubungi TribunnewsBogor.com, Selasa (8/10/2019).

Dia menjelaskan bahwa sebagian lahan sudah bisa dipadamkan menggunakan peralatan seadanya oleh petugas.

Ma'mur mengatakan bahwa yang menjadi penyebab kebakaran lahan ini diduga karena faktor cuaca yang akhir-akhir ini cukup panas atau ada warga yang membuang puntung rokok sembarangan di area lahan hutan tersebut.

"Itu di atas 10 hektar luasnya. Tapi itu sebagian sudah ada yang mati (padam) juga, karena sudah tidak ada lagi material yang terbakarnya," kata Ma'mur.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved