Breaking News:

Video Warga Panik, Batu Raksasa Hujani Kampung di Purwakarta Hancurkan Rumah: Suaranya Dahsyat

Video kepanikan warga saat rumah hancur tertimpa batu raksasa di Purwakarta, Jawa Barat.

(Dok BPBD Purwakarta)
Batu besar dari aktivitas peledakan batu merusak sejumlah rumah warga di Purwakarta. 

Menurutnya ketika itu tengah dilakukan proses peledakan bebatuan.

Lalu, batu-batu berukuran kecil hingga besar berjatuhan ke permukiman warga.

"Pada jatuh ke bawah, ada yang terbang dan lainnya. Akhirnya masuk ke rumah, madrasah, kena pepohonan, ke jalan, dan lainnya," ujar Dodi kepada Tribun Jabar, di kediamannya, di Kampung Cihandeleum RT.09/05, Desa Sukamulya, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta, Rabu (9/10/2019).

Batu-batu berukuran besar segede gajah dari perbukitan menimpa bangunan rumah dan sekolah di Purwakarta. Akibatnya, bangunan tersebut rusak parah.
Batu-batu berukuran besar segede gajah dari perbukitan menimpa bangunan rumah dan sekolah di Purwakarta. Akibatnya, bangunan tersebut rusak parah. (Tribunjabar.id/Ery Chandra)

Menurutnya, pada saat bebatuan jatuh itu seperti tidak kelihatan berupa batu-batu.

Tetapi mulanya berupa asap begitu pekat yang terjadi. Saat itu, di dalam rumah istrinya tengah melaksanakan salat.

"Suaranya begitu gemuruh dan dahsyat. Suaranya brak, seperti tembakan. Dengan kecepatan cepat. Saya sudah di luar, lalu memanggil masyarakat sambil menjerit-jerit memberitahu," katanya.

Dodi menuturkan selain rumah hancur, benda-benda yang berada didalam rumahnya juga rusak parah. Semisal kulkas, laptop, printer, seluruh barang peralatan dapur, pakaian, handycam, kamera digital, lemari, dan lainnya.

"Ini rumah rusak berat, enggak bakalan bisa disambung karena hancur. Rugi dihitung sementara bisa ratusan juta lebih. Bangun rumah seperti ini lagi sudah berapa totalnya," ujarnya.

Rekrutmen CPNS 2019 Akan Dibuka, Ini Ratusan Ribu Formasi yang Dibutuhkan, Catat Jadwal Pendaftaran!

Dia menyampaikan semestinya pihak perusahaan tersebut bisa memperhitungkan dampak yang akan terjadi. Menurutnya, bukan hanya persoalan materi tetapi nyawa yang terancam.

"Demi keselamatan warga kami di sini, tolonglah keteledoran dan kecerobohan yang dilakukan oleh perusahaan jangan sampai terulang kembali seperti ini lagi," katanya.

Halaman
1234
Penulis: Mohamad Afkar S
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved