Hari Kesehatan Jiwa Sedunia, Begini Kisah Pejuang Kejiwaan Yayasan Jambrut Biru Bekasi

Lebih dari 30 tahun, Suhartono (40) menjadi relawan sosial mengurus dan merehabilitasi (Orang Dengan Gangguan Jiwa)

Hari Kesehatan Jiwa Sedunia, Begini Kisah Pejuang Kejiwaan Yayasan Jambrut Biru Bekasi
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Suhartono (40) menjadi relawan sosial mengurus dan merehabilitasi (Orang Dengan Gangguan Jiwa) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Lebih dari 30 tahun, Suhartono (40) menjadi relawan sosial mengurus dan merehabilitasi (Orang Dengan Gangguan Jiwa)

Pejuang kejiwaan Suhartono yang sudah mengabdikan diri puluhan tahun itu menceritakan awal mula dirinya mengabdikan diri untuk mengurus dan merehabilitasi ODGJ berawal dari ajakan orangtua angkatnya.

Ketika itu Suhartono diajak oleh orangtua angkatnya untuk ikut membantu mengurus dan bekerja di panti rehabilitasi ODGJ.

Saat itu Ia pun mendapat banyak pelajaran berharga, diantaranya adalah tentang sederhana, ketabahan, kesabaran kejujuran dan sifat ikhlas.

"Sebelum mendirikan Yayasan ini saya kurang lebih selama 23 tahun bekerja di panti tehabilitas, tahun 1994 di suatu yayasan dulu karena diajak oleh orangtua angkat saya dipercayakan terus saya belajar banyak ilmu mengurusin anak anak odgj sepetti ini dari hati dari psikisnya kita juga belajar agamanya rohaninya," katanya.

Setelah itu pada akhir tahun 2009 Ia bersama relawan dan pejuang kejiwaan itu mendirikan Yayasan Jambrut Biru di Kota Bekasi Jalan Asem Sari II, Kelurahan Mustikasari, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi

"Kami didukung oleh Pemkot Bekasi dan juga dipercaya oleh wali lota dan wakil walikota alhamdulillah deengan peran serta masyarakat dan kepercayaan masyarakat pada yayasan ini meningkat karena kami sangat memperhatikan kesehatan fisiknya dan jiwanya dan kami selalu mendisiplinkan disetiap kegiatan," ujar Pengurus yang juga pendiri Yayasan Jambrut Biru, Suhartono, Kamis (10/10/2019) saat ditemui disela sela kegauatn gathering ODGJ di Kebun Raya Bogor.

Hari Kesehatan Jiwa Sedunia, Dompet Duafa menggandeng Yayasan Jambrut Biru Bekasi mengajak pasien Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) untuk berlibur di Kebun Raya Bogor, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Kamis (10/10/2019).
Hari Kesehatan Jiwa Sedunia, Dompet Duafa menggandeng Yayasan Jambrut Biru Bekasi mengajak pasien Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) untuk berlibur di Kebun Raya Bogor, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Kamis (10/10/2019). (TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho)

Suhartono juga mengatakan bahwa dirinya ingin memperlakukan manusia memanusiakan manusia.

Karena menurutnya siapapun itu baik itu ODGJ adalah manusia yang tidak boleh didiskriminasi.

Halaman
12
Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved