Wiranto Ditusuk

Baru Berusia 20 tahun, Begini Keberingasan Wanita yang Tusuk Kapolsek Saat Wiranto Terkapar

Dalam insiden penusukan itu, ada 4 orang korban yakni Menkoplhukam Wiranto, Kapolsek Menes Kompol Daryanto, seorang ajudan serta tokoh masyarakat.

Penulis: Damanhuri | Editor: Ardhi Sanjaya
Twitter: Airin_NZ via Kompas.com
Beredar foto wajah laki-laki berbaju gelap dan perempuan berambut bergelombang yang diduga merupakan pelaku penusukan Menko Polhukam, Wiranto. 

"kan saya salaman, pengamanan waktu itu, berhadapan, karena kepekaan akhirnya saya bergeser, disini ada ajudan juga, ada celah dikit dia masuk makanya kedesek, jatuhlah dia," kata Kompol Daryanto.

Menurut Kompol Daryanto, istri Abu Rara, Fitri Andariana sempat melakukan perlawanan pada polisi.

"Perlawanan, bukan bohong saya, ini ibu-ibu apa sih cuman waktu itu saya gak terasa, setelah ngocor wuih darah saya sepak ke samping," kata Kompol Daryanto.

Kepala BIN Ungkap Motif Penikaman Pelaku Terhadap Wiranto, Tetangga Abu Rara : Rumahnya Kena Gusur

Video Beringasnya Abu Rara Saat Tikam Wiranto, Kapolda Tangkis Serangan Istri Pelaku Pakai Tongkat

senjata yang dipakai tusuk Wiranto menjadi perbincangan
senjata yang dipakai tusuk Wiranto menjadi perbincangan (Ist)

Sementara itu Karo Penmas Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo pelaku penusukan Wiranto, Abu Rara memang sudah diincar oleh Kepolisian.

"Abu Rara memang sudah diikuti, dari penangkapan Abu Sei, kemudian dalam pemeriksan dia juga melakukan rekrutmen kepada 8 orang, dua orang ditangkap, Abu sei ini berpisah, terus dia pergi ke Kampung Menes, di Lampung Menes belum diketemukan adanya persiapan ataupun bukti secara otentik perbuatan melawan hukum oleh Abu Rara," kata Dei Prasetyo dikutip dari Kompas TV.

Dari hasil pemeriksaan oleh Densus 88, Abu Rara sendiri sedang merasa takut dan khawatir.

Sebab pimpinannya sudah terlebih dulu ditangkap.

"Baru dalam proses pemeriksan Dendsus 88 Abu Rara takut, stres dan tertekan setelah mendengar boleh dikatakan ketuanya dia, meskipun dia dalam kelolmpk aktif tertangkap, wah in tertangkap saya kahwatir saya akan ditangkap, " kata Dedi Prasetyo.

Karena ketakutan itulah, menurut Dedi Prasetyo, Abu Rara kemudian melakukan persiapan bersama sang istri, Fitri Andariana untuk melakukan penyerangan.

Kala itu Abu Rara mendapat informasi akan ada helikopter yang mendarang di Alun-alun Menes, Pandeglang, Banten.

"Maka dia komunikasi dengan istrinya, kita persiapan kita melakuakn amaliyah kita tinggal menunggu waktu, kebetulan saat itu dia menyampaikan ke penyidik, ada kapal mau mendarat masyarakat banyak ke alun-alun saya gak tau nih siapa tapi itu sasaran kita, ngomong ke istrinya, udah kita langsung ke alun-alun, dia menceritaka ke istrinya, " kata Dedi Prasetyo.

VIDEO Tampak Depan Saat Wiranto Ditusuk, Ernest Prakasa: Kalau Lihat Ini Agak Sadis Bilang Rekayasa

Menurut Dedi Prasetyo, Abu Rara memerintahkan istrinya untuk menyerang polisi yang berada di dekatnya.

"Nanti saya akan menyerang bapak yang turun dari heli, kamu nanti langusng menusuk anggota polisi yang deket yang siapa yang kamu ketemukan dengan bapak itu," kata Dedi Prasetyo.

Jarak dari kontrakan Abu Rara ke Alun-alun Menes sendiri sekitar 300 meter.

Kemudian menurut Dedi Prasetyo, Abu Rara dan istri ke Alun-alun dengan mengajak anaknya.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved