Jelang Pelantikan Presiden, Demokrat Sarankan Jokowi Tidak Hanya Lobi Pimpinan Parpol

Kendati demikian, Amir menyarankan Jokowi tak hanya melakukan lobi-lobi kepada kelompok formal seperti pimpinan parpol.

Jelang Pelantikan Presiden, Demokrat Sarankan Jokowi Tidak Hanya Lobi Pimpinan Parpol
Kompas.com
Mantan Menteri Hukum dan HAM, Amir Syamsuddin dalam sebuah diskusi di Jakarta, Jumat (5/8/2016).(KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat Amir Syamsuddin tak mempermasalahkan, Presiden Joko Widodo memaksimalkan lobi-lobi politiknya menjelang pelantikan presiden 20 Oktober 2019.

"Tidak ada alasan untuk menilai salah strategi seperti ini (lobi-lobi politik Jokowi). Beliau (Jokowi) nampaknya telah belajar banyak dari lima tahun periode pertama masa jabatan presidennya," kata Amir kepada wartawan, Sabtu (12/10/2019).

Kendati demikian, Amir menyarankan Jokowi tak hanya melakukan lobi-lobi kepada kelompok formal seperti pimpinan parpol.

Ia menyarankan, Jokowi juga menyapa para mahasiswa dan cendekiawan menjelang acara pelantikannya.

Ingatkan soal Perppu UU KPK

"Saya ingin megingatkan juga agar lobi politik janganlah hanya ke kelompok formal semata, karena di luar sana ada saudara-saudara dan terutama adik-adik kita dari kalangan mahasiswa dan cendekiawan yang pasti cukup strategis dan penting untuk juga disapa, didengar dan kalau perlu dirangkul," ujarnya.

Amir mengatakan, Jokowi harus mendengarkan aspirasi dan harapan para mahasiswa.

Ia juga menyinggung, setidaknya Jokowi memberi jawaban atas tuntunan mahasiswa terkait penerbitan Perppu UU KPK.

"Jelas, itu saya yakin bahwa walaupun situasi relative tenang, tidak cerdas manakala aspirasi mereka yang sejujurnya adalah aspirasi rakyat tidak dianggap dan diperhitungkan," pungkasnya.

Jokowi bertemu SBY

Halaman
123
Editor: Ardhi Sanjaya
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved