Breaking News:

Fadli Zon Disebut Bakal Jadi Menteri Jokowi, Jubir Prabowo Beri Bocoran Ini

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto telah melakukan pertemuan politik dengan sejumlah pimpinan Partai Politik.

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Soewidia Henaldi
Istimewa
Rapinmpas Partai Gerindra di kediaman Prabowo Subianto di Bojongkoneng, Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Rabu (16/10/2019). 

Rupanya ketidak mungkinan yang disebutkan banyak orang itu semakin terbuka lebar.

Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (BPN) Fadli Zon.
Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (BPN) Fadli Zon. (KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO)

”Tetapi ternyata akan menjadi semakin mungkin, termasuk ketika Gwrindra mengatakan ada konsep-konsep, visi misi tentang ketahanan pangan ketahanan energi ketahanan keamanan,” jelasnya.

Hal itu menurutnya bisa diartikan sebagai kode dari Prabowo Subianto untuk Jokowi.

“Ya kira-kira kalau Menteri Pertahanan, Menteri Pertanian atau kepala Bulog, kemudian apa satu lagi Menteri ESDM, atau elemen yang tapi yang paling mungkin kalau kemungkinan itu dibuka, yang paling memungkinkan ke Menteri Pertahanan, bukan mustahil kalau kemudian Pak Prabowo menerima itu asalkan tentu pak Jokowi memang memberikan itu,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, hal itulah yang ia maksud sebagai peluang.

Pernyataan Hatta Yuda itu Kemudian ditanggapi oleh Dahnil Anzar yang menyebut kalau sampai saat ini Gerindra belum mengatakan gabung ke pemerintah.

Prabowo Subianto Akan Nyatakan Sikap Politik Resmi Sebelum Pelantikan Jokowi

”Saya tidak akan bertanya ke Dahnil Anzar karena pasti jawabannya tidak tahu ya, betul ya Bung?,” sindir Aiman Witjaksono.

“Yang kita sampai detik ini kita belum diskusi apakahn Pak Prabowo akan jadi menteri atau tidak, bahkan dalam posisi oposisi atau bukan juga belum ada,” kata Dahnil Anzar.

Kemudian Hatta Yuda menantang Dahnil Anzar apakah dirinya berani mengatakan Prabowo tidak mungkin jadi menteri.

Tak berani menyambut tantangan Hatta Yuda, menurut Dahnil Anzar, sampai saat ini Gerindra belum mengambil keputusan akan beroposisi atau ada di pemerintah.

“Yang jelas kita belum membuat keputusan, yang jelas itu posisi kita sampai dengan detik ini belum memutuskan akan beroposisi atau ada di dalam pemerintahan,” katanya.

Kemudian Aiman Witjaksono menegaskan kembali pertanyaan Hatta Yuda, apakah Dahnil Anzar tidak berani mengatakan tidak mungkin Pak Prabowo tidak jadi menteri.

Prabowo Subianto Minta Kekuatan Politik Bersatu Bantu Jokowi Selesaikan Masalah Papua

Lagi-lagi Dahnil Anzar enggan mengatakan hal itu, dan malah menyebut kepentingan Prabowo Subianto untuk bangsa.

“Pak Prabowo ini patriot, patriot itu tentu yang dipikirkan beliau adalah kepentingan bangsa dan negara,” ujarnya.

“Apapun itu? Termsuk ketika harus misalnya dari capres ke menteri gak masalah?,” tanya Aiman Witjaksono lagi.

“Saya nggak tahu kalau terkait dengan itu, yang jelas posisi Pak Prabowo ingin berkontribusi terhadap bangsa dan negara, beliau bekerja untuk kepentingan bangsa dan negara,” jelasnya.

“Pak Wiranto juga pernah jadi capres kemudian jadi Menko,” kata Hatta Yuda.

“Jadi kalau seandainya jadi menteri, selevel Pak Wiranto lah?,” tanya Aiman Witjaksono yang kemudian disambut tawa oleh Hatta Yuda.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved