Sampah Bambu dari Sungai Cikeas Diangkut 22 Truk
Volume sampah yang menumpuk di Sungai Cikeas perbatasan Bogor - Bekasi di kawasan Bendungan Koja capai puluhan truk sampah.
Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Sampah yang menumpuk di Sungai Cikeas perbatasan Bogor - Bekasi di kawasan Bendungan Koja akhirnya diangkut puluhan truk sampah.
Sejak tiga hari terakhir dibersihkan, terhitung sampah yang diangkut ke pembuangan sudah mencapai 22 truk.
"Sampah yang sudah terangkut ke pembuangan hari Selasa kemarin 8 truk, Rabu 6 truk, tadi 8 truk," kata Ketua Komunitas Peduli Sungai Cileungsi - Cikeas (KP2C), Puarman, Kamis (17/10/2019).
Puarman menjelaskan bahwa pembersihan sampah di Sungai Cikeas ini melibatkan beberapa pihak seperti dinas setempat dan unit kelompok masyarakat lainnya.
Pada hari pertama, pihak dinas dan kelompok masyarakat yang terjun membersihkan sampah mencapai 291 orang lalu hari kedua 52 orang dan 80 orang pada Kamis ini.
"Kendala yang dihadapi banyaknya pohon besar yang mengunci bambu tapi bisa diatasi dengan crane BMSDA. Perkiraan akan ada percepatan penguraian sampah bambu beberapa waktu ke depan. Juga sudah ada lahan di Desa Bojongkulur untuk pembuangan sampah bambu berjarak 200 meter," ungkap Puarman.
Diketahui, penumpukan sampah ini sudah terjadi sejak Kamis (10/10/2019) lalu setelah beberapa jam kawasan Bogor diguyur hujan deras.
Karena hal ini, permukaan air aliran sungai Cikeas sepanjang 100 meter di kawasan Bendungan Koja nyaris tak terlihat karena tertutup sampah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/volume-sampah-yang-menumpuk-di-sungai-cikeas.jpg)