Pelantikan Presiden Jokowi

Usai Dilantik Jadi Wakil Presiden, Maruf Amin Langsung Berangkat ke Jepang

Presiden Joko Widodo memastikan akan mengumumkan susunan kabinetnya bersama Ma'ruf Amin pada Senin (20/10/2019) pagi.

Tayang:
Editor: Damanhuri
Kompas TV
Setelah dilantik, Wapres Maruf Amin akan tinggalkan Indonesia dan Presiden Jokowi mulai besok, Senin (21/10/2019). Apa sebab dan ke mana perginya suami Wury Estu Handayani? 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Wapres Maruf Amin Tinggalkan Indonesia dan Presiden Jokowi Besok, Kemana Suami Wury Estu Handayani?

Sehari pasca Pelantikan Presiden 2019 Wapres Maruf Amin akan meninggalkan Indonesia dan Presiden Jokowi.

Suami Wury Estu Handayani akan pergi setelah pengumuman kabinet yang rencananya akan dilakukan Senin pagi.

Presiden Joko Widodo memastikan akan mengumumkan susunan kabinetnya bersama Ma'ruf Amin pada Senin (20/10/2019) pagi.

Hal itu disampaikan Jokowi kepada wartawan saat akan berangkat menuju gedung DPR/MPR untuk dilantik sebagai presiden periode 2019-2024.

"( Kabinet ) sudah rampung, selesai. Nanti besok pagi saya kenalkan," kata Jokowi kepada wartawan di Istana Merdeka, Minggu (20/10/2019).

Jokowi Bocorkan Sosok 16 Menteri yang Akan Masuk Kabinet Jilid II, Prabowo Menteri Pertahanan ?

Jokowi mengatakan, pengumuman kabinet ia lakukan pada Senin pagi karena Ma'ruf Amin akan berangkat ke Jepang pada Senin malamnya.

Kiai Ma'ruf rencananya akan menghadiri penobatan Kaisar Jepang.

Ia ingin Ma'ruf selaku wakil presiden ikut dalam pengumuman pengumuman kabinet itu.

Jokowi juga menyebut, menteri yang ia kenalkan besok akan segera dilantik.

Namun, ia tak menyebutkan apakah pelantikan itu di hari yang sama atau berbeda.

"Dikenalkan dulu, kemudian dilantik," kata dia.

Penampilan Maruf Amin dengan Celana

 Pelantikan Presiden 2019, Inilah Penampakan Maruf Amin Pakai Celana, Pakaian Wapres Mirip Jokowi

Sosok Maruf Amin menjadi perhatian dalam Pelantikan Presiden 2019 yang digelar Minggu (20/10/2019).

Pasangan Jokowi itu dilantik sebagai Wapres di Gedung MPR RI.

Foto Wakil Presiden ( Wapres ) terpilih Maruf Amin mengenakan celana beredar jelang pelantikan Presiden dan Wapres, Minggu (20/10/2019).

Dalam foto tersebut, Maruf Amin mengenakan jas dan celana hitam dipadu dengan dengan kemeja putih dan dasi merah. 

Maruf Amin mengenakan celana memang menjadi sebuah hal yang cukup menarik mengingat sehari-sehari dirinya tampak biasa mengenakan sarung. 

Wakil Presiden terpilih KH Ma'ruf Amin menyampaikan pernyataan di rumah dinas Jalan Situbondo Nomor 16, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (20/19/2019)
Wakil Presiden terpilih KH Ma'ruf Amin menyampaikan pernyataan di rumah dinas Jalan Situbondo Nomor 16, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (20/19/2019) ((ANTARA News/Ho))

Pernah jadi sorotan saat berkunjung ke Kantor Wapres.

Wakil presiden terpilih, Maruf Amin, punya kebiasaan mengenakan sarung dalam berpakaian sehari-hari.

Hal itulah yang menjadi pertanyaan para wartawan saat Maruf berkunjung ke Kantor Wapres, Jakarta, untuk memenuhi undangan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Saat itu, Ma'ruf datang ke Kantor Wapres mengenakan sarung yang dipadu dengan jas, peci hitam, serta serban putih yang dikalungkan di leher.

Gaya busana seperti itu merupakan ciri khas Ma'ruf sejak sebelum mendaftar sebagai cawapres untuk mendampingi Presiden Joko Widodo.

"Karena saya sudah (sejak dulu) pakai sarung ya nyaman, jika harus pakai celana juga bisa. Siap. Jadi pakai apa saja siap," tutur Ma'ruf kala berkunjung ke Kantor Wapres.

Meskipun belum pernah ada wakil presiden yang memiliki gaya berpakaian seperti Ma'ruf, Kepala Biro Protokol Sekretariat Wakil Presiden Sapto Harjono menyatakan, tak ada masalah akan gaya berpakaian Ma'ruf.

Mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 71 Tahun 2018 tentang Tata Pakaian Pada Acara Kenegeraan dan Resmi, menurut dia, penggunaan sarung diperbolehkan.

Berdasarkan Perpres itu, pakaian pada acara kenegaraan terdiri atas :

- pakaian sipil lengkap (PSL)

- pakaian dinas

- pakaian kebesaran

- pakaian nasional.

Sementara itu, pakaian pada acara resmi selain jenis pakaian di atas dapat berupa pakaian sipil harian (PSH) atau seragam resmi.

"Aturan Perpres 71 Tahun 2018 tentang Tata Pakaian di Acara Kenegaraan dan Acara Resmi juga memungkinkan presiden dan wapres menggunakan sarung sebagai bagian pakaian daerah atau tradisional untuk digunakan di acara-acara tersebut," papar Sapto kepada Kompas.com, Senin (8/7/2019).

Ia pun mengatakan, sarung telah dianggap sebagai pakaian nasional.

Karena itu, sarung termasuk busana yang diperbolehkan untuk digunakan presiden dan wakil presiden dalam acara kenegaraan dan resmi.

Sapto juga menyampaikan, Presiden Joko Widodo dan Wapres Kalla beberapa kali mengenakan sarung dalam acara kenegaraan dan resmi.

"Jadi menurut saya sarung tidak masalah untuk digunakan Wapres sebagai pakaian untuk di acara kenegeraan atau di acara resmi," ucap Sapto.

Jusuf Kalla tertawa

Sarung lekat dengan sosok Maruf Amin, Wakil Presiden terpilih 2019-2024.

Hingga hari ini, Maruf Amin masih setia dengan sarung dalam setiap kesempatan. 

Lantas bagaimana setelah nanti resmi dilantik sebagai Wakil Presiden pada 20 Oktober 2019?

Apakah Maruf Amin masih mengenakan sarung atau tidak?

Saat ditemui di Kantor Wakil Presiden, Kamis (4/7/2019) Maruf Amin mengatakan, "Lihat nanti saja. Sampai hari ini, saya masih pakai sarung, sebelum dilarang pakai sarung."

Pernyataan Ma'ruf itu dilontarkan setelah wartawan menanyakannya.

Sontak reaksi spontan Maruf Amin membuat JK ngakak.

"Hahaha," tawa JK.

Wakil presiden terpilih Maruf Amin datang memenuhi undangan Wapres Jusuf Kalla untuk berkunjung ke kantor Wapres RI, di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (4/7/2019).
Wakil presiden terpilih Maruf Amin datang memenuhi undangan Wapres Jusuf Kalla untuk berkunjung ke kantor Wapres RI, di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (4/7/2019). (Tribunnews.com/Rina Ayu)

Pertanyaan itu pun terlontar lantaran Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu lebih sering menggunakan sarung daripada celana dalam menjalankan aktivitasnya sehari-hari.

Meski sebenarnya Maruf Amin merasa lebih nyaman mengenakan sarung.

Sebab, ini sudah menjadi kebiasaannya sejak dahulu.

Bahkan, saat menghadiri acara formal pun ia tetap menggunakan sarung.

Namun, bukan berarti Maruf Amin menolak apabila harus mengenakan celana ke depannya.

"Karena saya sudah pakai sarung, ya nyaman.

Tapi jika harus pakai celana juga bisa, siap. Jadi pakai apa saja siap," ujar Maruf Amin.

Diketahui, Maruf Amin bersama Presiden Joko Widodo akan dilantik pada 20 Oktober.

Pasangan Presiden dan Wapres terpilih ini akan membaca sumpah sebagai Presiden dan Wakil Presiden di hadapan anggota MPR periode 2019-2024.

(Tribun Kaltim)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved