Kanalisasi 2-1 Belum Tentu Hilangkan Macet di Jalur Puncak, Begini Penjelasan Polisi

AKP Fadli Amri mengatakan bahwa sistem kanalisasi 2-1 yang akan diuji coba belum tentu menghilangkan macet di Jalur Puncak.

Kanalisasi 2-1 Belum Tentu Hilangkan Macet di Jalur Puncak, Begini Penjelasan Polisi
TribunnewsBogor.com/Yudistira Wanne
Jalur puncak Bogor pada hari kedua lebaran mulai padat. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Kasat Lantas Polres Bogor AKP Fadli Amri mengatakan bahwa sistem kanalisasi 2-1 yang akan diuji coba belum tentu menghilangkan macet di Jalur Puncak.

Kelemahan sistem Kanalisasi 2-1 yang akan diuji coba pada 27 Oktober 2019 ini, kata Fadli Amri adalah rataan kecepatan lalu lintas akan berkurang.

"Kelemahannya adalah arus lalu lintas rataan kecepatannya akan menurun. Jadi jangan berpikir dengan konsep 2-1 ini langsung hilang macetnya," kata AKP Fadli Amri, Minggu (20/10/2019).

Namun, kata dia, kelebihannya adalah pengendara tak lagi terpaku pada sistem satu arah yang diberlakukan.

Hingga pengendara bisa melintas naik dan turun di kawasan Jalan Raya Puncak kapan pun.

"Kelebihannya di sini adalah masyarakat yang ingin melintas maupun turun tidak perlu lagi bertanya kapan dibuka. Kita fasilitasi bagi yang mau jam berapa saja naik ke Puncak, mau jam berapa saja turun dari Puncak, kita fasilitasi," ungkap Fadli Amri.

Dia menghimbau kepada masyarakat saat pelaksanaan uji coba nanti, masyarakat tidak berbondong-bondong berangkat di pagi hari ke Puncak karena sudah tidak ada oneway.

Sebab, kata dia, volume kendaraan yang tinggi dalam sistem kanalisasi 2-1 tetap akan membuat antrean mengular panjang.

"Kita menghindari adanya penumpukan. Kalau semua berbondong-bondong di pagi hari yang biasanya one way tiga lajur ke atas, itu saja masih mengekor panjang. Apalagi apabila (kanalisasi) 2 naik dan 1 turun, ya insya Allah bisa mengakibatkan ekor yang panjang. Kita juga bersinergi dengan polres terkait, Cianjur maupun Bogor Kota untuk menghantisipasi hal itu," ungkap Fadli Amri.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved