Kabinet Jokowi Maruf

Ditunjuk Jokowi Jadi Menteri, Suharso Monoarfa: Kata Presiden Tidak Apa-apa Rangkap Jabatan

Suharso pun menyatakan tak akan mundur dari pimpinan PPP karena dibolehkan oleh Jokowi.

Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
Kompas.com
Suharso Monoarfa dalam sebuah diskusi Smart FM, di Jakarta Pusat, Sabtu (26/9/2015).(KOMPAS.com/INDRA AKUNTONO) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Pelaksana Tugas Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Suharso Monoarfa mengakui ditunjuk Presiden Joko Widodo sebagai Menteri di kabinet kerja.

Suharso pun menyatakan tak akan mundur dari pimpinan PPP karena dibolehkan oleh Jokowi.

"Kata Presiden tidak apa-apa (rangkap jabatan)," kata Suharso usai bertemu Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (22/10/2019).

Terkait posisinya menjadi Menteri apa, Suharso belum mau buka-bukaan.

Prabowo Ditunjuk Jadi Menteri Jokowi, Relawan: Jangan Khianati Presiden

Ini yang Dikhawatirkan Driver Ojol Jika Nadiem Makarim Jadi Menteri

Prabowo & Sri Mulyani Masuk Kabinet, dari Menteri Pencetak Uang Kini Dapat Izin Spesial dari Jokowi

Namun ia mengaku berbicara dengan Jokowi tentang ekonomi secara umum, ketenagakerjaan, industri, riset teknologi, inovasi dan lainnya.

Selain itu ia juga diminta menyusun roadmap perencanaan ekonomi.

Ia juga turut membahas pembentukan badan otoritas pemindahan ibu kota dengan Presiden.

"Besok akan dijelaskan (pos Menteri apa)," kata Suharso.

follow:

Kebijakan Jokowi yang memperbolehkan menterinya rangkap jabatan di partai politik ini berbeda saat ia menyusun kabinet bersama Jusuf Kalla pada 2014 lalu.

Saat itu Jokowi tidak mau Menteri rangkap jabatan di parpol. Namun, kebijakan itu mulai berubah seiring dengan masuknya Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto ke kabinet Jokowi-JK. 

Roasting Para Menteri Kabinet Jokowi, Kiky Saputri Bikin Susi Pudjiastuti Ngakak Angkat 2 Jempol

Hari Santri Nasional, ASN di Kabupaten Bogor Kompak Kenakan Baju Muslim

Kesederhanaan Di Balik Prestasi Basuki Hadimuljono, Tak Punya WA - Koleksi Mobil Hanya Rp 400 juta

Pernah jadi Menteri

Suharso Monoarfa merupakan Plt Ketua Umum PPP, menggantikan Ketua Umum PPP Romahurmuziy yang ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK).

Pria kelahiran Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) 31 Oktober, 64 tahun silam ini, merupakan politisi senior partai berlambang kabah itu. 

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto saat bertemu dengan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suharso Monoarfa, di kediaman pribadinya, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Kamis (15/8/2019).(KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO)
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto saat bertemu dengan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suharso Monoarfa, di kediaman pribadinya, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Kamis (15/8/2019).(KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO) (Kompas.com)

Suharso saat ini juga menjabat sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) serta pernah menjabat Menteri Perumahan Rakyat di Era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. 

Suami Nurhayati Effendi ini hanya dua tahun menjabat sebagai Menpera.

Dia mengundurkan diri pada 17 Oktober 2011 karena alasan pribadi. 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ditunjuk Jadi Menteri, Suharso Mengaku Dibolehkan Jokowi Rangkap Jabatan", https://nasional.kompas.com/read/2019/10/22/12544761/ditunjuk-jadi-Menteri-suharso-mengaku-dibolehkan-jokowi-rangkap-jabatan.
Penulis : Ihsanuddin
Editor : Krisiandi

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved