Status Gunung Tangkuban Parahu Kembali Normal, Ridwan Kamil: Ayo Kita Viralkan

Penutupan sementara Gunung Tangkuban tak lebih dari menjaga keselamatan wisatawan dari aktivitas gunung yang masih erupsi

Status Gunung Tangkuban Parahu Kembali Normal, Ridwan Kamil: Ayo Kita Viralkan
KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO
Kawah Ratu Gunung Tangkuban Parahu, Bandung, Jawa Barat, Kamis (26/1/2012). Gunung yang tumbuh dalam Kaldera Sunda 90.000 tahun lalu memiliki tiga kawah, yakni Panguyangan Badak yang berumur 90.000-40.000 tahun lalu, Kawah Upas yang berumur 40.000-10.000 tahun lalu, dan Kawah Ratu, 10.000 tahun lalu sampai sekarang. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mendukung kembali dibukanya Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Tangkuban Parahu setelah Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memastikan Tangkuban Parahu turun status dari Level II Waspada menjadi Level I normal.

"Kalau secara ilmiah dari PVMBG mengatakan aman maka kita akan viralkan agar wisatawan bisa kembali lagi ke sana. Setiap kemungkinan ilmiah bisa dibuka kembali pasti kita akan dukung. Saya akan rapatkan besok lusa. Nanti dikabari seperti apa," ungkap Emil, sapaan akrabnya, di Bandung, Selasa (22/10/2019).

Emil pun meminta masyarakat maklum lantaran dalam beberapa bulan terakhir wisatawan tak diperkenankan menikmati keindahan kawah di Gunung Tangkuban Parahu.

Penutupan sementara Gunung Tangkuban tak lebih dari menjaga keselamatan wisatawan dari aktivitas gunung yang masih erupsi.

"Ya, daripada celaka mending kecewa. Tapi kita akan umumkan pada saat secara ilmiah itu bisa dibuka," jelasnya.

Sebelumnya, Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menurunkan status Gunung Tangkuban Perahu dari level II Waspada menjadi level I normal.

"Hari ini tanggal 21 Oktober 2019 terhitung sejak jam 09.00 WIB tadi Gunung Tangkuban Parahu dinyatakan turun dari level II waspada menjadi level I normal," kata Kepala PVMBG Kasbani di Kantor PVMBG, Kota Bandung, Senin (21/10/2019).

Penurunan status Gunung Tangkuban Parahu berdasarkan pemantauan yang dilakukan PVMBG.

Menurut Kasbani, sejak satu bulan terakhir tidak ada lagi erupsi diikuti emisi abu, yang ada hanya asap putih ketinggian variasi, rata-rata 50 meter dari dasar kawah.

Dari pemantauan data instrumen baik dari seismik dan deformasi, gas yang dikeluarkan Gunung Tangkuban Parahu cenderung menurun stabil.

Editor: Vivi Febrianti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved