Breaking News:

Iuran BPJS Kesehatan Naik Awal 2020, Peserta Kabupaten Bogor Pilih Turun Kelas

Murdi mengaku bahwa dirinya juga memilih di kelas II dan tidak berani memilih BPJS Mandiri kelas I karena iurannya mencapai Rp 160 ribu per bulan.

TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
BPJS Kesehatan Kabupaten Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) di Kabupaten Bogor lebih memilih menurunkan kelas demi meringankan pembayaran iuran BPJS yang naik.

Kenaikan iuran BPJS yang mencapai dua kali lipat dari tarif sebelumnya ini dinilai memberatkan.

Seperti yang diakui oleh peserta BPJS Kesehatan asal Cibinong yang ditemui TribunnewsBogor.com di kantor BPJS Kabupaten Bogor.

"Iya, rencananya yang lain juga begitu, diturunkan dari kelas II jadi kelas III, dari kelas I jadi kelas II. Ini kan naik dua kali lipat ya, termasuk berat," kata Murdi kepada TribunnewsBogor.com, Jumat (1/11/2019).

Murdi mengaku bahwa dirinya juga memilih di kelas II dan tidak berani memilih BPJS Mandiri kelas I karena iurannya mencapai Rp 160 ribu per bulan.

"Kelas I gak mau saya, berat. Ya kalau misalnya gak sakit berat, sakit biasa-biasa dalam 3 - 4 bulan, Rp 160 ribu kali 3 - 4 udah Rp 500 lebih, iya kan, harus diitung. Kita kan gak tiap minggu ke rumah sakit. Kalau kelas I kan rugi," kata Murdi.

Namun kata dia, tidak menutup kemungkinan masih ada yang memilih BPJS kelas I jika orang tersebut memiliki penyakit yang memang harus menjalani pengobatan rutin.

"Kalau orang-orang yang sakit paru, penyakit dalam, harus cuci darah tiap bulan, pilih kelas I. Karena nanti ketika harus berobat biayanya masih untung," ungkap Murdi.

Diketahui, kenaikan iuran BPJS ini sudah ditetapkan oleh pemerintah dan akan diberlakukan pada 1 Januari 2020 mendatang.

Kenaikan iuran BPJS per peserta tiap bulan ini mencapai dua kali lipat dari iuran sebelumnya seperti Kelas III mandiri naik dari Rp 25.500 jadi Rp 42 ribu, kelas II mandiri dari Rp 51 ribu jadi Rp 110 ribu, dan kelas I dari Rp 80 ribu jadi Rp 160 ribu.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved