Perlukah STNK Berganti dari Kertas Jadi Kartu? Ini Kata Pemerhati Masalah Transportasi

Bentuk STNK tak lagi kertas, namun menjadi seperti kartu ATM atau Surat Izin Mengemudi (SIM) yang diberikan chip khusus.

Perlukah STNK Berganti dari Kertas Jadi Kartu? Ini Kata Pemerhati Masalah Transportasi
Istimewa
Ilustrasi STNK model baru yang disebut akan berubah menjadi kartu 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Korps Lalu Lintas ( Korlantas) Polri berencana untuk mengubah Surat Tanda Nomor Kendaraan ( STNK) dengan menggunakan basis elektronik, atau e-STNK.

Bentuk STNK tak lagi kertas, namun menjadi seperti kartu ATM atau Surat Izin Mengemudi (SIM) yang diberikan chip khusus.

Rencana STNK elektronik ini diluncurkan guna memanfaatkan kemajuan jaringan teknologi informasi, demi memberikan kemudahan bagi masyarakat, terutama pemilik kendaraan bermotor.

Menanggapi hal ini, Pemerhati Masalah Transportasi yang dulu pernah menjabat sebagai Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto, menjelaskan bila rencana tersebut memang memang bagus, namun sebelum diterapkan perlu kajian yang mendalam.

"Jika dihubungkan dengan era digitalisasi ini sangat positif, hanya saja perlu dipertimbangkan sebelum direalisasikan. Perlu pengkajian yang mendalam dari beberapa aspek, seperti hukum, sosial, dan ekonomi karena akan berkaitan dengan peningkatan kualitas pelayanan ke masyarakat," ucap Budiyanto kepada Kompas.com, Senin (4/11/2019).

Dari beberapa aspek tersebut, ada dua hal yang wajib menjadi pertimbangan khusus, yakni menyangkut sosial dan ekonomi.

Karena bila bicara soal hukum, penerbitan STNK elektronik tidak menjadi masalah.

Untuk aspek sosial dan ekonomi yang dimaksud berkaitan dengan bagaimana penerimaan masyarakat terhadap program tersebut.

Selain itu juga berapa besar biaya yang akan dibebankan oleh pemilik kendaraan terhadap tarif penghasilan negara bukan pajak atau PNBP, jangan sampai hal ini justru memberatkan para pemilik kendaraan.

Surat tanda nomor kendaraan yang diterbitkan sekarang dalam bentuk surat atau kertas, tentunya memiliki keuntungan dari segi biaya yang lebih ringan.

Halaman
12
Editor: Vivi Febrianti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved