Breaking News:

Perlukah STNK Berganti dari Kertas Jadi Kartu? Ini Kata Pemerhati Masalah Transportasi

Bentuk STNK tak lagi kertas, namun menjadi seperti kartu ATM atau Surat Izin Mengemudi (SIM) yang diberikan chip khusus.

Editor: Vivi Febrianti
Istimewa
Ilustrasi STNK model baru yang disebut akan berubah menjadi kartu 

Baik yang ditanggung negara maupun pemilik kendaraan.

Namun pada satu sisi, dengan bentuk surat atau kertas STNK memiliki kelemahan seperti mudah sobek, lusuh, dan data cepat rusak atau akurasinya tidak terjamin secara maksimal.

Dengan wacana inovasi penerbitan STNK baru dalam bentuk kartu, bila dilihat dari aspek biaya yang terkait faktor ekonomi, bisa dipastikan biaya akan yang dikeluarkan oleh negara serta pemilik kendaraan akan lebih tinggi.

Namun dari aspek keuntungan, punya banyak kelebihan dibandingkan STNK komvensional.

Seperti akurasi data yang lebih terjamin, tidak mudah rusak, dan yang pasti akan lebih praktis.

"Karena itu, lepas dari aspek untung rugi perubahan inovasi STNK tetap perlu dikaji lagi dari aspek-aspek tadi. Sehingga bila mana sudah dilaksanakan menghasilkan program yang efektif, efisien, dan modern, bisa paralel dengan tren perkembangan era digitalisasi," ujar Budiyanto.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Perlukah STNK Berganti dari Kertas Jadi Kartu?"
Penulis : Stanly Ravel
Editor : Azwar Ferdian

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved