Breaking News:

Pengakuan Beton Menggilir 2 Gadis Desa Ditepi Sungai Usai Pesta Miras: Saya Nafsu!

Korban sebut saja Mawar (15) dan Melati (14) yang menjadi korban pemekosaan para pemuda yang berpesta miras tersebut.

Kolase Tribun bogor/surya.co.id/Tribun Batam
Pelaku pemerkosaan saat digiring di Mapolres Tulungagung, Rabu (6/11/2019) 

Saat itu, Beton kemudian merudapaksa Mawar dibantu oleh Abet dan AA.

Abet dan AA bagian memegangi tangan dan kaki Mawar, serta memantau situasi.

Ilustrasi
Ilustrasi (Tribun Batam)

Usai Beton melakukan perbuatan tak senonoh itu, Abet dan AA melakukan hal yang sama secara bergantian.

“Jadi Mawar ini mendapatkan perlakuan tak senonoh dari tiga orang secara bergilir,” sambung EG Pandia.

Usai merudapaksa Mawar, Beton kemudian mengedipkan lampu senter, sebagai tanda kepada Rizal jika ia telah selesai memperkosa korban.

Saat itu Rizal dan Melati memang berada di tempat terpisah, berjarak sekitar 20 meter.

Kedipan lampu senter itu menjadi tanda, bahwa Beton telah selesai menyalurkan hasrat seksualnya, dan giliran Rizal untuk melakukan hal yang sama kepada Melati.

“Setelah melihat kedipan senter itu, Rizal merayu Melati. Tapi karena ditolak, Rijal melakukan pemaksaan kepada Melati,” tutur EG Pandia.

Dihadapan awak media Beton mengakui perbuatannya.

Tersangka rudapaksa dua bocah di Pasuruan.
Tersangka rudapaksa dua bocah di Pasuruan. (surya/david yohanes)

Beton mengaku menyesal telah memperkosa korban secara bergiliran dengan teman-temanya.

Halaman
1234
Penulis: Damanhuri
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved