Mata Uang Garuda Melemah di Level Rp 14.042 per Dolar AS

Dolar AS terbelenggu sentimen kesepakatan perdagangan AS dan China yang mungkin akan mundur pada akhir tahun ini.

Mata Uang Garuda Melemah di Level Rp 14.042 per Dolar AS
Tribunnews/JEPRIMA
Seorang karyawan saat menghitung mata uang dalam bentuk pecahan Rp 50.000 dan pecahan Rp 100.000 di kawasan Kwitang, Jakarta Pusat 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Nilai tukar mata uang garuda kembali melemah di hadapan dolar Amerika Serikat (AS), Kamis (7/11).

Mengutip data Bloomberg pada Pukul 10.00 WIB, rupiah ke Rp 14.042 per dolar AS atau melemah 0,13 persen dibandingkan pada penutupan kemarin Rp 14.023 per dolar AS.

Pagi ini, dolar AS terbelenggu sentimen kesepakatan perdagangan AS dan China yang mungkin akan mundur pada akhir tahun ini. Mengecilkan optimisme pasar.

Reuters melaporkan pada hari Rabu (6/11) pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping untuk menandatangani kesepakatan perdagangan sementara dapat ditunda hingga Desember karena diskusi terus berlanjut mengenai persyaratan dan tempat.

Sebelumnya, ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan, the greenback terangkat setelah meredanya tensi perang dagang antara AS dan China.

Optimisme pasar kembali muncul setelah Presiden China Xi Jinping menyatakan, kedua negara adikuasa tersebut siap memberikan solusi lebih jelas untuk mengakhiri perang dagang yang sudah berjalan lebih dari satu tahun.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kamis Pagi, Rupiah Melemah di Level Rp 14.042 per Dolar AS, 

Editor: Damanhuri
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved