RS Polri Kramat Jati Selalu Sediakan 100 Freezer Mayat

RS Polri Kramat Jati yang kerap menerima jasad korban kecelakaan dan kasus tindak pidana mengosongkan 100 freezer dengan alasan khusus.

RS Polri Kramat Jati Selalu Sediakan 100 Freezer Mayat
Warta Kota/Joko Supriyanto
Dokter Forensik RS Polri, Kombes Edy Purnomo. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Instalasi Forensik RS Polri Kramat Jati memiliki 150 freezer (pendingin) yang digunakan untuk menyimpan jasad sebelum diambil pihak keluarga untuk dimakamkan.

Namun RS Polri Kramat Jati yang kerap menerima jasad korban kecelakaan dan kasus tindak pidana mengosongkan 100 freezer dengan alasan khusus.

Kepala Instalasi Forensik RS Polri Kramat Jati Kombes Edy Purnomo mengatakan alasannya bila terjadi kasus kecelakaan besar yang memakan banyak korban, freezer mencukupi.

"Kapasitas frezeer bisa menampung 150 jenazah, tapi harus tersedia 100 slotnya, tidak boleh lebih dari 50 jenazah, kalau lebih, harus keluar," kata Edy di RS Polri Kramat Jati, Jumat (8/11/2019).

"Menjaga-jaga kalau ada kasus besar seperti kasus Lion Air yang korbanya banyak," sambungnya.

Dalam kasus kecelakaan besar, kondisi jenazah korban kerap sulit diidentifikasi secara fisik sehingga harus melalui prosedur Disaster Victims Identification (DVI).

Sementara identifikasi sesuai DVI yang memiliki tiga parameter yakni sidik jari, gigi, dan DNA butuh waktu sampai akhirnya jasad teridentifikasi.

Selama proses identifikasi yang tenggat waktunya tak ditentukan ini freezer berperan penting menjaga kondisi jasad hingga jasad diambil pihak keluarga.

"Kami selalu menghitung jumlah jasad yang ada di freezer, setiap bulannya," ujarnya.

"Kalau kasusnya sudah tuntas, tapi tidak ada keluraga yang mengambil hingga 3 sampai 4 bulan, akan kami kuburkan massal," lanjutnya.

Halaman
12
Editor: Damanhuri
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved