Wabup Bogor Setuju Dengan Wacana Pelarangan Cadar dan Celana Cingkrang Untuk ASN, Ini Alasannya

Diberitakan sebelumnya, hal senada juga diungkapkan oleh Ketua MUI Kabupaten Bogor Mukri Aji.

Wabup Bogor Setuju Dengan Wacana Pelarangan Cadar dan Celana Cingkrang Untuk ASN, Ini Alasannya
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Belakangan ini wacana dari Menteri Agama Fachrul Razi terkait pelarangan penggunaan cadar dan celana cingkrang di lingkungan pemerintahan jadi polemik.

Meski begitu, Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan mengaku setuju dengan wacana tersebut.

"Kalau di pemerintahan ya kami juga setuju tidak memakai (cadar dan celana cingkrang). Karena kalau pemerintahan kan harus mengikuti aturan," kata Iwan Setiawan seusai menghadiri Laga Final LSN 2019 di Cibinong, Jumat (8/11/2019) sore.

Iwan menjelaskan bahwa lain hal lagi jika di lingkup umum.

Sebab, itu juga hak asasi mereka yang mengenakan cadar dan juga celana cingkrang.

"Itu kan keyakinan ya. Tapi kalau di umum itu ya hak mereka. Kalau di luar pemerintahan, kita tidak bisa, itu hak asasi mereka. Cuma kalau untuk ASN ya saya setuju untuk tidak memakai itu," ungkap Iwan.

Diberitakan sebelumnya, hal senada juga diungkapkan oleh Ketua MUI Kabupaten Bogor Mukri Aji.

Mukri Aji menilai bahwa wacana ini tidak jadi masalah walau pun diberlakukan.

"Saya kira kan konteksnya konteks kebersamaan dalam berbusana, busana ASN, PDL, bisa yang batik sesuai dengan kesepakatan pimpinan, oleh kementrian, dan sebagainya. Tak jadi soal itu, untuk kebersamaan," kata Ahmad Mukri Aji kepada TribunnewsBogor.com, Kamis (7/11/2019).

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved