IFSC ACC Asian Championship 2019 Hasilkan Rekor Fantastis

Kejuaraan panjat tebing bertajuk IFSC ACC Asian Championship 2019 telah memasuki laga pamungkas.

TribunnewsBogor.com/Yudistira Wanne
IFSC ACC Asian Championship 2019 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Kejuaraan panjat tebing bertajuk IFSC ACC Asian Championship 2019 telah memasuki laga pamungkas.

Kejuaraan yang diprakarsai Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), Supersport Sensation International (SSS) serta Pemerintah Kabupaten Bogor ini diikuti 299 peserta dari 14 negara dan dimulai 6 hingga 10 November 2019.

Hasilnya, Indonesia menyapu bersih medali emas hingga perunggu.

Emas diraih oleh Veddriq Leonardo dengan catatan waktu 5,406 detik. Veddriq mengalahkan kompatriotnya, Kiromal Katibin yang meraih waktu 5,547 detik.

Sedangkan medali perunggu diraih oleh Rahmat Adi Mulyono dengan catatan waktu 6,122 detik, setelah mengalahkan atlet Indonesia lainnya, Zaenal Aripin. Dalam perebutan medali perunggu, Zaenal mengalami fall.

Sementara itu di nomor speed world record putri, Indonesia menyumbangkan 2 medali yakni emas dan perunggu. Medali emas diraih oleh Nurul Iqamah dengan catatan waktu 7,700 detik.

Atas hasil ini, CEO SSS, Azwan Karim mengatakan bahwa persiapan panitia pelaksana (Panpel) yang baik dan matang menjadi kunci sukses terselenggaranya event ini.

Ia pun berharap ajang ini menjadi pemanasan atlet sebelum berlaga di Olimpiade Tokyo tahun 2020 mendatang.

"Cabor Panjat tebing memiliki potensi untuk berprestasi di ajang internasional. Saatnya atlet Indonesia membuktikannya di ajang ini. Karena kami berharap team Indonesia kembali mengharumkan nama bangsa di ajang Olimpiade Tokyo tahun 2020 mendatang," ujarnya.

Sedangkan, Ketua Umum FPTI Faisol Riza menjelaskan, kegiatan ini digelar untuk mencari bibit-bibit baru atlet panjat tebing. Selama ini cabor tersebut sangat bisa diandalkan di event dunia.

"Kira-kira ada yang menarik mengapa event ini digelar. Olah raga panjat tebing merupakan salah satu cabor, di mana Indonesia sangat berprestasi di level dunia, dan beberapa atlet Indonesia merupakan juara dunia di kategori Speed yaitu Puji Lestari, Alfian M. Fajri dan Aries Susanti," paparnya.

Selain itu, Sekjen FPTI, Sapto Hardiono memaparkan bahwa suksesnya pelaksanaan Asian Championship 2019 ini berkat dukungan dan sinergi banyak pihak.

Menurutnya, suksesnya ajang bergengsi tersebut tidak terlepas dari persiapan matang yang telah dilakukan.

"Alhamdulillah kami masih diberikan kepercayaan oleh IFSC Asia utk kembali menyelenggarakan Asian Championship 2019," kata Sapto.

"Kepercayaan ini tentunya harus di jawab dgn pegalaran penyelenggaraan yang sukses juga, baik sukses penyelenggaraan maupun sukses prestasi," sambungnya.

Penulis: Yudistira Wanne
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved