Breaking News:

Pilkades Dinilai Janggal, Pemungutan Suara di Desa Kuripan Ciseeng Bogor Minta Diulang

Panitia Pilkades di Desa Kuripan, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor diminta untuk mengulang kembali proses pemungutan suara.

TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
ILUSTRASI - Pemungutan suara saat Pilkades di Kabupaten Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CISEENG - Panitia Pilkades di Desa Kuripan, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor diminta untuk mengulang kembali proses pemungutan suara.

Hal itu diungkapan oleh salah satu calon kades Nurjaya, sesuai menghadiri giat pertemuan para saksi dan panitia Pilkades yang membahas temuan-temuan di Aula Kantor Kecamatan Ciseeng, Senin (11/11/2019).

"Kami masyarakat Desa Kuripan menuntut kembali harus ada pemilihan ulang untuk supaya masyarakat kami cerdas. Jangan semata-mata dibohongi oleh istilahnya beliau-beliau ini. Insya Allah masyarakat kami puas kalau ini memang dilaksanakan oleh panitia," katanya kepada TribunnewsBogor.com.

Saksi Pilkades datangi kantor Camat Ciseeng
Saksi Pilkades datangi kantor Camat Ciseeng (TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy)

Menanggapi hal ini, Ketua Panitia Pilkades Kuripan, Oboh Hairul Misbah mengatakan bahwa pemungutan suara ulang bisa dilakukan jika ada pelanggaran yang signifikan.

Selain itu, kata dia, hal itu juga harus disertai bukti.

"Kalau ada bukti penyelewengan yang betul-betuk signifikan, mungkin ada pemilih yang mencoblos dua kali walau pun satu hak pilih. Tadi kata Pak Sekcam bisa diulang kalau ada bukti. Tapi kalau tidak ada bukti ya abaikan, nanti yang menentukan kan bupati," ungkap Oboh.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved