Kecelakaan di Tol Cipali

Cerita Sopir Bus Sinar Jaya Sempat Tak Sadar Sebelum Kecelakaan Maut Tol Cipali : Sedih Saya

Kesaksian sopir Bus Sinar Jaya sebelum kecelakaan terjadi di Tol Cipali. Sopir mengaku sempat tak sadarkan diri.

Penulis: Mohamad Afkar S | Editor: Vivi Febrianti
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman/ Tribun Jabar/Mega Nugraha
Kolase foto Olah TKP kecelakaan maut di Tol Cipali, Kamis (14/11/2019) - Sopir bus Sinar Jaya, Sanudin (46). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Peristiwa kecelakaan maut terjadi di Tol Cipali, Jawa Barat, Kamis (14/11/2019) dini hari.

Dalam kecelakaan maut di Tol Cipali itu, tujuh orang dikabarkan meninggal dunia.

Insiden kecelakaan maut itu tepatnya terjadi di Tol Cipali Km 117,800 jalur B Kampung Sumberjaya, Desa Wanasari, Kecamatan Cipunagara, Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Dua bus terlibat dalam kecelakaan maut Tol Cipali yang terjadi sekira pukul 01.00 WIB itu.

Adapun bus yang terlibat kecelakaan maut itu yakni Bus Sinar Jaya dengan nomor polisi B 7949 IS dan Bus Arimbi Jaya Agung B 7168 CGA.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jabar Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, kecelakaan maut Tol Cipali dini hari tadi diduga disebabkan kelalaian pengemudi Bus Sinar Jaya.

"Tidak dapat mengendalikan laju kendaraan sehingga kendaraan oleng melewati parit pemisah jalan, lalu masuk ke jalur jalan arah berlawanan," ujarnya seperti dilansir TribunnewsBogor.com dari Kompas.com.

Truno menjelaskan bahwa saat itu Bus Sinar Jaya yang dikemudikan Sanudin datang dari arah Cikopo menuju arah Palimanan.

"Kendaraan kemudian bertabrakkan dengan bus PO Arimbi Jaya Agung yang dikemudikan Rohman yang datang dari arah berlawanan," terangnya.

Sementara itu, sang sopir, Sanudin membantah jika dirinya mengantuk saat menyetir bus di Tol Cipali.

UPDATE Kecelakaan Maut di Tol Cipali Libatkan 2 Bus - Kronologi Lengkap hingga Daftar Korban Tewas

Minta Izin Menikah, Gadis 14 Tahun Malah Diperkosa Ayah, Alasan Pelaku Bikin Polisi Geram

Sunadin pun menceritakan kesaksiannya sebelum kecelekaan maut itu terjadi.

Saat itu, Bus Sinar Jaya yang dikemudikannya tiba-tiba saja melaju ke arah berlawanan.

Bus Sinar Jaya kemudian menabrak Bus Arimbi yang berada di jalur berlawanan.

Tujuh penumpan Bus Arimbi meninggal dunia dalam insiden kecelakaan maut Tol Cipali ini.

Polisi tengah mengamankan TKP kecelakaan bus maut di Tol Cipali KM 117.800 jalur B Kampung Sumberjaya Desa Wanasari Kecamatan Cipunagara Kabupaten Subang. Tujuh orang tewas dalam kecelakaan tersebut.
Polisi tengah mengamankan TKP kecelakaan bus maut di Tol Cipali KM 117.800 jalur B Kampung Sumberjaya Desa Wanasari Kecamatan Cipunagara Kabupaten Subang. Tujuh orang tewas dalam kecelakaan tersebut. ((Dok. Polda Jabar))

Sunadin mengatakan dirinya saat itu membawa 14 penumpang.

"Dari Jakarta saya jam 21.00 bawa 14 penumpang. Sepanjang jalan saya ambil jalur kiri. Sebelum kejadian, saya ambil kanan lalu ke jalur tengah karena kosong. Dari situ tiba-tiba bus ke tengah," katanya.

Ketika itu, kondisi jalan Tol Cipali memang tengah kosong.

"Saya enggak tahu asal-usulnya. Tiba-tiba, saya sadar sudah di tengah," kata Sanudin kepada Tribun Jabar di RSUD Ciereng Subang.

Saat bus yang ia bawa tiba-tiba melaju ke tengah jalan, ia disadarkan teriakan penumpang.

"Penumpang di belakang teriak, 'Pak awas nabrak' sambil teriak. Dari situ saya sadar, saya banting ke kiri lalu pojokan bus nabrak bus Arimbi. Dari situ saya sempat tidak sadar," tambah Sanudin.

Detik-detik Pengguna Skuter Listrik GrabWheels Tewas Ditabrak Mobil, Grab Langsung Respon Begini

Jeritan Istri Lihat Maxi Berlumur Darah Akibat Ulah Suami, Suasana Berubah Tegang Jelang Subuh

Sunadin kembali sadar setelah tabrakan terjadi.

Ia mengaku bahwa kaca depan busnya pecah.

"Dari situ saya sadar, kepala saya berdarah. Saya berdiri dan ngecek penumpang, saya tanya‎ ada korban gak, mereka jawab enggak ada korban. Saya lalu nunggu ambulans," ujarnya.

Sunadin pun mengaku sedih saat belakangan tahu rupanya ada korban meninggal dunia dalam peristiwa itu.

"Awalnya saya enggak tahu pak. Tapi katanya ada yang meninggal, sedih saya pak. Mau gimana, saya juga enggak mau begini," ujarnya.

Bus Sinar Jaya dan Arimbi yang terlibat kecelakaan di Tol Cipali.
Bus Sinar Jaya dan Arimbi yang terlibat kecelakaan di Tol Cipali. (Istimewa PT LMS/ TribunJabar)

Sunadin berulang kali membantah dirinya mengantuk saat menyetir.

"Enggak ngantuk Pak, cuma memang kaya seliwir-seliwir ke mata karena tiba-tiba saja saya masuk ke tengah dan menabrak," tandasnya.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jabar Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, tujuh orang tewas dalam kecelakaan ini, sementara penumpang lain luka berat dan ringan.

Korban kecelakaan Tol Cipali ini kemudian dilarikan ke RSUD Ciereng, Subang.

"Kondisi kedua bus rusak, 7 penumpang bus Arimbi meninggal dunia, 5 orang luka berat, dan 10 penumpang luka ringan," kata Truno.

Bus Arimbi yang ditabrak bus Sinar Jaya.
Bus Arimbi yang ditabrak bus Sinar Jaya. (Istimewa PT LMS/ TribunJabar)

Berikut daftar korban tewas dalam kecelakaan itu seperti dikutip TribunnewsBogor.com dari TribunJabar:

Korban meninggal dunia :

1) WARSIDIN, laki-laki, umur 53 tahun, pekerjaan wiraswasta, alamat Jalan Madrasah No. 26, Rt. 12/02, Kel. Gandaria Selatan, Kec Cilandak, Jakarta Selatan.

2) IMAM SAFI’I, laki-laki, umur 27 tahun, pekerjaan wiraswasta, alamat Kp Dusun 1, Rt 02/02, Ds. Boyo Telu, Kec Siwalan, Kab Pekalongan.

3) ARIS YUNIANTO, laki-laki, umur 37 tahun, pekerjaan wiraswasta, alamat Kp/Ds Purwoharjo, Rt 01/01, Kec Comal, Kab Pemalang.

4) SURTA, laki-laki, umur 61 tahun, pekerjaan wiraswasta, alamat Kp Cijalit, Rt 05/02, Ds Cibungur, Kec Cigombong, Kab Lebak.

5) KHOFIFAH, perempuan, umur 32 tahun, pekerjaan ibu rumah tangga, alamat Kp/Ds Tambak Selo Barat, Rt 05/03, Kec Kedung Galar, Kab Ngawi.

6) KUNTARSIH, perempuan, umur 37 tahun, pekerjaan Ibu rumah tangga, alamat Kp/Ds Pantai Sari, Rt 02/01, Kec Bojong, Kab Pekalongan.

7) SALSIS, laki-laki, umur 24 tahun, pekerjaan wiraswasta, alamat Kp Serut, Rt 01/06, Ds/Kec Sragi, Kab Pekalongan.

Korban luka berat :

1) SANUDIN bin ROIBUN, laki-laki, umur 42 tahun, pekerjaan pengemudi, alamat Kp Duren Sawit, Rt 05/03, Ds Kesuben, Kec Lebak Siu, Kab Tegal.

2) BAHRIA, perempuan, umur 60 tahun, pekerjaan ibu rumah tangga, alamat Kp/Ds Wonorejo, Rt 07/03, Kec Wono Pringgo, Kab Pekalongan.

3) KHOTIMAH, perempuan, umur 55 tahun, pekerjaan ibu rumah tangga, alamat Kp/Ds Rangkas Kidul, Rt 05/05, Kec Kedung Kuni, Kab Pekalongan.

4) MULTINI, perempuan, umur 36 tahun, pekerjaan ibu rumah tangga, alamat Kp Plumbon, Rt 02/02, Ds Lindu Aji, Kec Paninggaran, Kab Pekalongan.

5) RIYATI, perempuan, umur 51 tahun, pekerjaan ibu rumah tangga, alamat Jl Asia Baru, Rt 08/04, Kel Duri Kepa, Kec Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

6) NURHIDAYAH, perempuan, umur 27 tahun, pekerjaan wiraswasta, alamat Kp Panti Anom, Rt 02/01, Ds Pantisari, Kec Bojong, Kab Pekalongan.

Korban yang mengalami luka ringan :

1) MOH RISQON, laki-laki, umur 21, pekerjaan wiraswasta, alamat Dukuh Gandu Kidul, Rt 04/07, Ds Dadirejo, Kec Tirto, Kab Pekalongan.

2) AWALUDIN, laki-laki, umur 37, pekerjaan wiraswasta, alamat Rusunawa Tambora I Timur ALT XI/01, Rt 01/11, Kel Angke, Kec Tambora, Jakarta Barat.

3) NIA MUSALAM, perempuan, umur 26, pekerjaan ibu rumah tangga, alamat Kp Suyangan, Rt 02/02, Ds Sidoluhur, Kec Kajen, Kab Pati

4) ABDUL ROHIM, laki-laki, umur 35, pekerjaan wiraswasta, alamat Kp/Ds Wonorejo, Rt 07/03, Kec Wonopringgo, Kab Pekalongan.

5) RATNA SARI, perempuan, umur 25, pekerjaan wiraswasta, alamat Jl Asia Baru, Rt 08/04, Kel Duri Kepa, Kec Kebun Jeruk, Jakarta Barat.

6) ALPIN, laki-laki, umur 22, pekerjaan wiraswasta, alamat Kp/Ds Kedungjaran, Rt 05/08, Kec Sragi, Kab Pekalongan.

7) WILYANTO, laki-laki, umur 6, alamat Kp/Ds Kedungjaran, Rt 05/08, Kec Sragi, Kab Pekalongan.

8) ETI MULYATI, perempuan, umur 22, pekerjaan ibu rumah tangga, alamat Kp/Ds Wonorejo, Rt 12/05, Kec Kajen, Kab Pekalongan.

9) ENDI, laki-laki, umur 25, pekerjaan pedagang, alamat Kp/Ds Kalipancur, Rt 13/05, Kec Bojong, Kab Pekalongan.

10) RYANTO, laki-laki, umur 19, pekerjaan wiraswasta, alamat Kp Tirto, Rt. 04/07, Ds Gendu Kidul, Kec Tirto, Kab Pekalongan.

(TribunnewsBogor.com/Kompas.com)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved