Atap Ruang Paripurna DPRD Kota Bogor Ambruk, Bima Arya Sebut Pengawasan Lemah
Ia pun menilai bahwa pengawasan pembangunan gedung DPRD Kota Bogor lemah.
Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Damanhuri
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengaku sudah mendapat laporan dari tim inspektorat Kota Bogor untuk audit ambruknya atap ruang paripurna DPRD Kota Bogir beberapa waktu lalu.
Bima mengatakan bahwa dugaan ada kelemahan dalam pengawasan pembangunan Gedung DPRD Kota Bogor.
"Hasilnya yah intinya memang ada hal-hal yang tidak sesuai terkait dengan, menurut saya ada kelemahan dalam pengawasan kira-kira begitu," kata Bima Jumat (15/11/2019).
Ia pun menilai bahwa pengawasan pembangunan gedung DPRD Kota Bogor lemah.
"Yah saya liat lebih banyak di pengawasan yang lemah," ucapnya.
Sebelumnya diberitakan Kepala Inspektorat Kota Bogor pun masih 'irit' bicara saat ditanya mengenai proses audit soal ambruknya atap ruang paripurna gedung DPRD Kota Bogor.
Kepala Inspektorat Kota Bogor, Pupung W Purnama mengatakan bahwa pihaknya belum bisa mengeluarkan hasil audit.
"Mengenai progres saya masih belum ini, tapi kan gini saya musti lapor ke pak wali dulu," singkatnya saat ditemui di sekitar Balaikota Bogor, Jumat (15/11/2019).
Meski demikian pihaknya masih terus melakukan monitor.
Namun saat ditanyai mengenai hasil audit lagi lagi Ia pun enggan memberikan penjelasan
"Kita masih melakukan monitoring kita maaih proses artinya akan saya laporkan ke pak wali nanti pak wali yang akan menyampaikan, berapa lama ya tunggu aja lah," katanya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/kondisi-atap-ruang-rapat-paripurna-gedung-dprd-kota-bogor-ambruk-minggu-27102019.jpg)