Longsor di Cigombong

BREAKING NEWS : Data Lengkap Korban Longsor Proyek Double Track di Cigombong, 2 Tewas 5 Lainnya Luka

Sukardi (44) dan Sarpan (34) mengalami luka berat, Parjo (47) luka ringan, dan dua korban meninggal atas nama Wisnu (32) dan Sanafi (30).

TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Longsor proyek Double Track Rel Kereta Api Sukabumi-Bogor di Cigombong, Kabupaten Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIGOMBONG - Galian tanah proyek pengerjaan double track atau jalur ganda di km 19 + 900 petak jalan Cigombong-Cicurug, Kabupaten Bogor, mengalami longsoran pada Sabtu (16/11/2019).

Akibatnya lima orang dari delapan orang pekerja yang sedang melakukan pekerjaan sempat tertimbun longsoran.

Dari keterangan yang diterima Tribunnews Bogor.com dari Bagian Hukum Ditjen Perkeretaapian,  Kementerian Perhubungan dua pekerja meninggal dunia akibat peristiwa tersebut.

Berikut data korban longsoran proyek pembangunan double track di Cigombong.

Sukardi (44) dan Sarpan (34) mengalami luka berat, Parjo (47) luka ringan, dan dua korban meninggal atas nama Wisnu (32) dan Sanafi (30).

"Dua orang perawatan RSUD Ciawi, dan 1 orang diizinkan pulang," kata Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jawa Barat Ditjen Perekeretaapian Achyar Pasaribu dari keterangan yang diterima TribunnewsBogor.com.

Sementara itu untuk para korban jiwa sudah diberangkatkan menuju rumah duka di Jawa Tengah malam tadi.

Dia juga mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan Polsek, Puskesmas, dan rumah sakit untuk penanganan korban yang membutuhkan tindakan perawatan.

"Kami menyampaikan duka dan bela sungkawa kepada para korban juga pada keluarga, saat ini perwakilan Balai dan kontraktor masih mengawal musibah ini dan biaya pemakaman korban yang meninggal dunia akan ditanggung," katanya.

Terkait peristiwa tersebut lokasi longaoran maaih ditutup oleh petugas keamanan.

Namub meski demikian kejadian longsoran tersebut tidak mengganggu perjalanan perkeretaapian Bogor - Sukabumi ataupun sebaliknya.

"Saat ini petugas masih menutup lokasi kejadian, tetapi perjalanan kereta bisa berjalan seperti biasa," katanya.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved