Kuliner Bogor

Pernah Coba Makan Baso Campur Ketupat? Yuk Icip Bakso Ketupat Lombok Uleg Khas Temanggung di Bogor

Ketupat juga bisa dipadukan dengan bakso, seperti yang disajikan di Bakso Ketupat Lombok Uleg khas Temanggung

Pernah Coba Makan Baso Campur Ketupat? Yuk Icip Bakso Ketupat Lombok Uleg Khas Temanggung di Bogor
TribunnewsBogor.com/Tsaniyah Faidah
Bakso Ketupat Lombok Uleg khas Temanggung 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Tsaniyah Faidah

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR SELATAN - Ketupat rupanya tidak hanya disajikan sebagai makanan pelengkap sate atau menjadi hidangan ketupat sayur saja.

Ketupat juga bisa dipadukan dengan bakso, seperti yang disajikan di Bakso Ketupat Lombok Uleg khas Temanggung di Jalan Soemanta Diredja No.20, Pamoyanan, Bogor Selatan, Kota Bogor.

Satu porsi bakso ketupat di sini terdiri dari beberapa butir bakso ukuran kecil, dua bakso ukuran sedang, ketupat yang sudah dipotong dadu, tahu goreng, tetelan, dan sayur sawi hijau.

Saat kuah baksonya dihirup, kuah original sebelum diracik dengan kecap dan sambal saja sudah terasa amat gurih.

Belum lagi jika ditambahkan sambal ulegnya, sensasi pedas akan membuat sajian bakso kamu bertambah sedap.

Begitupun dengan daging baksonya yang empuk dan kenyal lembut.

"Kalau bakso lombok uleg khas Temanggung tidak menggunakan mie kuning atau bihun seperti bakso umumnya, namun potongan ketupat dan tahu coklat," kata karyawan Bakso Ketupat Lombok Uleg, Soni, Rabu (20/11/2019).

Aroma khas cabai rawit begitu terasa ketika bakso disajikan.

Kuah panas yang mengepul membuat selera semakin tergugah.

Saat dimakan dengan ketupat, rupanya berpadu dengan pas, akan semakin membuat perut kamu bertambah kenyang.

Cukup dengan membayar Rp 15.000 saja per porsinya, kamu sudah bisa mencicipi makanan yang unik ini.

Selain bakso ketupat, di sini juga menyediakan menu lainnya, di antaranya bakso campur, bakso kwetiau/mi kuning/bihun sayur, bakso kuah, bakso telur, dan bakso kabut.

Ada pula mi ayam yang tak kalah enak, dengan variasi menu mie ayam bakso, pangsit, dan ceker.

"Saya kalau ke sini lebih suka sama mi ayamnya. Enak, potongan ayamnya juga enggak pelit," kata Evan (22), seorang pengunjung.

Penulis: Tsaniyah Faidah
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved